Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui peran narasumber dalam kegiatan pembekalan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIT Al Bukhary Labuhanbatu – Sumatera Utara. Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kemampuan akademis dan non-akademis mahasiswa, yang tergabung di dalam BEM sehingga dapat diharapkan dalam mendukung pencapaian kompetensi yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kegiatan pembekalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran narasumber dalam pembekalan BEM memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas mahasiswa. Narasumber, yang terdiri dari para ahli dan praktisi di berbagai bidang, memberikan wawasan, pengalaman dan pengetahuan yang relevan dan up-to-date, serta membagikan pengalaman praktis yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dalam konteks akademis dan profesional. Selain itu, interaksi langsung dengan narasumber juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dalam studi dan karir mereka di masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pembekalan dengan melibatkan narasumber internal adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa. Implementasi yang konsisten dan terencana dari kegiatan semacam ini jelas dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan bakat serta keterampilan secara kritis, analitis, dan praktis yang diperlukan dalam pekerjaan mereka serta dunia kerja kelak. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar institusi pendidikan tinggi lainnya dapat mengadopsi pendekatan serupa di dalam program pengembangan mahasiswa mereka, guna mencapai hasil yang lebih optimal dalam pembentukan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan.
Copyrights © 2024