cover
Contact Name
Muhammad Zulham Munthe
Contact Email
lp2mstitalabuhanbatu@gmail.com
Phone
+6282275115353
Journal Mail Official
stitalabuhanbatu2645@stita.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Jl. Sempurna/ Al Bukhary No 21.
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Qalam Lil Mubtadiin
ISSN : -     EISSN : 29628881     DOI : https://doi.org/10.58822/qlm.
Qalam lil Mubtadiin adalah Jurnal Pendidikan adalah sarana komunikasi dan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, baik literatur (library research) maupun lapangan (field research), dengan berbagai pendekatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun dengan E-ISSN: 2962-8881.
Articles 29 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH MATERI AZAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI KELAS II MIS DARUL MUHSININ KECAMATAN SUNGAI KANAN Arsyad Ripai Siregar; Bukhari Is; Suryatik
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.36

Abstract

Darul Muhsinin, Penulis melihat masih ada sebagiansiswa yang memiliki kreativitas dan motivasi yangtergolong rendah dalam proses pembelajaran. Hal inidapat disebabkan oleh metode pembelajaran yangdigunakan kurang tepat misalnya tidak sesuai ataufactor lainnya, hal ini mendorong penulis untukmenelitinya lebih dalam.Hasil belajar yang penulis maksud adalah sebuahperubahan tingkah laku didalam diri seseorang,perubahan tersebut menyangkut aspek kepribadian.Dapat diambil kesimpulan bahwasannya hasil belajarmerupakan bagian yang tidak terpisahkan dari adanyainteraksi, proses, dan evaluasi belajar. Interaksi antarapeserta didik dan pendidik untuk melakukan prosespembelajaran dan mengevaluasi hasil belajar. Tidakterlepas dari metode dan model pembelajaran yangdigunakan.Adapun Metodologi penelitian yang dilakukandidalam penulisan skripsi ialah penelitian tindakan kelas(PTK). Metode ini untuk mengungkapkan apakahmodelpembelajaran demonstrasidapat meningkatkan hasilbelajar mata pelajaran Fikih pada materi Azan di MISDarul Muhsinin.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatanhasil belajar pada materi azan yang ditunjukkan denganmeningkatnya hasil belajar dari siklus kedua, dimanapeningkatan tersebut mencapai 66,1 (9,30%).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGATION GROUP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN FIKIH DI MIS SIGAMBAL, KABUPATEN LABUHANBATU Alfi Syahri; Suryatik; Ismi Yulizar
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.37

Abstract

Pengaruh pembelajaran dalan kajian ini termasukkualitas proses pengajaran secara profesionalitas dankeahlian yang dimiliki oleh tenaga pendidik yangmenyangkut tingkat kualifikasi Pendidikan yangdimiliki. Hal ini bermakna bahwa kemampuan dasartenaga pendidik baik di bidang kognitif (intelektual),bidang yang berhubungan dengan sikap (afektif) danbidang yang berhubungan langsung dengan perilaku(psikomotorik) dan salah satunya adalah pengaruhmodel pembelajaran. Model pembelajaran yang akandibahas dalam kajian ini adalah model pembelajaraninvestigation.Dalam kaitannya dengan hasil belajar terlihat belummemuaskan. Usaha untuk memperbaiki hasil belajartelah dilakukan dengan berbagai cara terutama yangmenyangkut masalah model pembelajaran, namun usahatersebut belum juga dapan mengatasi permasalahanyang dihadapi, oleh karena itu penulis menawarkansolusi dengan menggunakan model pembelajaraninvestigation. Penulis meyakini bahwa model ini dapatmembantu mengatasi permasalahan yang dihadapi.Model pembelajaran investigation group yang penulismaksud adalah model pembelajaran yang berbentukpola dalam proses perbuatan menjadikan orang ataumakhluk hidup melaksanakan kegiatan belajar yangterencana dan sistematis dan menekankan padapartisipasi dan aktivitas peserta didik untuk mencarimateri pelajaran secara mandiri melalui bahan-bahanyang tersedia seperti buku pelajaran, kondisimasyarakat, internet, sehingga dapat melatih pesertadidik untuk menumbuhkan kemampuan berfikirmandiri, serta aktif dalam proses pembelajaran mulaidari tahap awal pembelajaran sampai tahappembelajaran selesai.Langkah-langkah model pembelajaran InvestigasiGroup yang penulius lakukan mengikuti pendapat Joise& Weil. Adapun Langkah-langkahnya adalah sebagaiberikut (1) Langkah pokok yaitu sajian situasibermasalah oleh guru; (2) Langkah eksplorasi, dimanaguru membimbing melakukan bimbingan proseseksplorasi dan peserta didik menjelajahi permasalahan,melakukan eksplorasi sebagai respon terhadap situasiyang problematic, serta menemukan kuncipermasalahan; (3) Langkah perumusan tugas belajar.Guru memacu diskusi kelompok agar jangan fakum.Peserta didik merumuskan tugas-tugas belajar ataulearning taks dan mengorganisasikan untuk membangunsuatu proses penelitian, hal ini juga dilakukan denganmengatur tugas kelompok; (4) Langkah kegiatan belajar.Guru memantau kegiatan belajar setiap kelompok.Peserta didik melakukan kegiatan belajar individual dankelompok dan juga melakukan ceck and recack terhadaptugas yang telah diselesaikan kelompok; (5) Langkahanalisis kemajuan. Guru melakukan cek kemajuanbelajar peserta didik perkelompok. Peserta didikmenganalisis kemajuan dan proses yang dilakukandalam proses penelitian kelompok dan melakukan tindakProceeding Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary 2lanjut; (6) Melakukan proses pengulangan kegiatan atauRecycle ActivitiesPenelitian yang penulislakukan adalah penelitiankuantitatif. Selanjutnya hasil penelitian penulis adalahpengaruh model pembelajaran IG terhadap hasil belajarmempunyai hubungan yang erat hal ini sesuai hasilpenelitian menunjukkan bahwa (a) = 4,176, artinya jikafactor model pembelajharan nilainya 0, maka hasilbelajar siswa di MIS Perdamean Sigambal nilainya 4,176satuan. Koefisien regresi X (b) = 0,796 artinya jika factormodel pembelajaran meningkat sebesar satu satuanmaka peningkatan hasil belajar siswa di MIS PerdameanSigambal akan naik 0,796 satuan. SelanjutnyaBerdasarkan hasil uji t dan terlihat pada kolomcoefficients variable model pembelajaran (X) mempunyainilai t hitung 9,644 > t table 1,684 yang berarti Haditerima dan Ho ditolak. Dengan nilai signifikan lebihkecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 < 0,05.Dengan demikian dapat dikatakan bahwa variable modelpembelajaran IG sebagai variable X berpenfaruhsignifikan terhadap hasil belajar siswa MIS PerdameanSigambal Kec. Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatupada α = 5%.
PENGARUH ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA MASA COVID-19 DI MIS DESA LEDONGBARAT KECAMATAN AEKLEDONG KABUPATEN ASAHAN”. Ghufron Is; Leli hasanah Lubis; Ali Sadikin Ritonga
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.38

Abstract

Pada maca covid-19 dimana proses pembelajaranharus berlangsung dengan baik maka pemerintahmelakukan pengawasan dengan memberlakukanprotocol Kesehatan yang ketat, tidak terlepas dariLembaga Pendidikan sehingga berimbas terhadap prosespembelajaran. Maka untuk proses pembelajaran yangharus dilaksanakan dilakukan kebijakan pembelajaranmelalui daring. Dalam pelaksanaan daring ini menuaipro dan kontra dan wajib melibatkan peran orang tuadalam proses pembelajaran tersebut. Hal ini menuaipermasahan yang banyak dikalangan orang tua, hal inimenjadi salah satu objek daya tarik untuk penulislakukan penelitian.Berdasarkan uraian diatas penulis berpendapatbahwa pengertian pengaruh orang tua adalah kekuatanatau daya yang ada dan timbul dari orang yang ikutmembentuk watak, kepercayaan atau perbuatanseseorang dalam keluarga yaitu ayah dan ibu kandungatau yang dianggap tua karena cerdik pandai, ahli dansebagainya atau orang-orang yang dihormati atau orangtua angkat pria dan wanita yang menjadi ayah dan ibuseseorang berdasarkan adat atau hukum yang berlakuuntuk mempengaruhi orang lain yang berada dalamkeluarga itu agar mengikutinya atau bertingkah lakusebagaimana yang dikehendaki oleh orang tua yang adadalam keluarga tersebut.Kalau diinventarisir lebih rinci maka yang dimaksudorang tua adalah sebagai berikut:a). Ayah dan ibu kandung.b). Ayah dan ibu angkat.c). Orang yang paling dituakan dalam keluargatersebut.d). Orang yang dianggap tua karena wibawanya.Menghadapi bahaya virus covid-19 pemerintahIndonesia melakukan berbagai kegiatan untukmemutuskan mata rantai penyebaran virus tersebutBersama-sama dengan seluruh apat dan jajarannyamengajak masyarakat untuk mengikuti protocolKesehatan. Diantara usaha pemerintah denganmengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)dalam usaha percepatan penanganan Covid-19, hal inimempunyai dampak pembatan pada berbagai aktivitastermasuk kegiatan Pendidikan.Sementara itu aktivitasbelajar dari rumah (BDR) secara resmi dikeluarkandengan Surat Edaran Mendikbud Nomor36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran SecaraDaring dan Bekerja Dari RumahVariabel yang penulis kemukakan terdiri darivariable bebas dan variable terikan. Variabel bebasadalah variable yang mempengaruhi atau menjadi sebabperubahannya atau timbulnya variable dependent(terikat), yang dalam hal ini untuk variable bebas(Variable independent) disimbolkan dengan ‘X”. VariabelX dalam penelitian ini adalah pengaruh orang tua, yangakan mempengaruhi variable Y. Variabel terikat adalahvariable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibatkarena adanya variable bebas, variable ini disebut jugaProceeding Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Buykhary 2dengan variable independent yang disimbolkan dengan“Y”. Adapun variable Y proses pembelajharan dimasacovid 19
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DI MIS PERDAMEAN SIGAMBAL KABUPATEN LABUHANBATU Amma Fadhilah Nasution; Leli hasanah Lubis; Abdullah
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.39

Abstract

Penulis adalah Amma Fadhilah NasutionNomor Pokok Mahasiswa 17.86.232.0019 Program StudiPendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) padaSekolah Tinggi Ilmu tarbiyah Al-Bukhary (STITA)Labuhanbatu, Judul Skripsi “Penerapan MetodeDemonstrasi Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar DiMis Perdamean Sigambal Kabupaten Labuhanbatu,Provinsi Sumatera Utara.Konsep belajar merupakan suatu proses yang pastiterjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya.Pertanda bahwa orang tersebut telah belajar adalahadanya hasil belajar yang berupa perubahan tingkahlaku pada diri orang tersebut. Baik pada peningkatankecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman,keterampilan, daya pikir, ataupun kemampuankemampuan yang lainnya yang sering kita kenal denganistilah aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.Metode Demonstrasi adalah suatu caramenyampaikan sebuah materi dengan caramemperagakan suatu proses dengan tujuan agar siswabergerak aktif dan memahami materi. Kelebihan MetodeDemonstrasi diantaranya membantu anak didikmemahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerjasuatu benda, memudahkan berbagai jenis penjelasan,kesalahan-kesalahan yang terjadi hasil dari cermahdapat diperbaiki melalui pengamatan dan contoh yangjelas, mengajak anak untuk lebih bergerak aktif.Kekurangan Metode Demonstrasi antara lain anak didikterkadang sukar melihat dengan jelas benda yangdiperuntukkan, tidak semua benda dapatdidemonstrasikan, sukar dimengerti biladidemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apayang didemonstrasikan.Belajar adalah proses yang terjadi pada manusiauntuk mendapatkan pengetahuan dan ilmu baru sertadapat merubah diri menjadi lebih baik secara lisanmaupun perbuatan. Belajar merupakan kegiatan pentingyang harus dilakukan setiap orang secara maksimaluntuk dapat menguasai atau memperoleh sesuatu.Tujuan belajar dalam Islam, yaitu mencari rezeki didunia, selamat dunia dan akhirat, dan memperkuatakhlak.Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian iniadalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) denganmenggunakan dua siklus. Berdasarkan data yangdiperoleh membuktikan adanya peningkatan aktivitasbelajar fikih siswa kelas IV di MIS Perdamean Sigambal.Hal tersebut dapat dilihat dari hasil yang diperoleh siswapada setiap siklus. Pada siklus 1 Siswa yang mencapainilai KKM (80) sebanyak 4 orang (17.40 %). Siswadengan kategori nilai Cukup sebanyak 11 orang(47.82%). Siswa dengan kategori nilai kurang sebanyak 80rang (34.78%), Maka pada siklus 1 di peroleh nilaiRata-rata : 70.60 %. Pada siklus II hasil yang diperolehsiswa mengalami peningkatan Siswa memperolehkategori nilai sangat baik : 16norang (69,56%), Siswamemperoleh kategori nilai baik : 5 orang (21.74%), siswamemperoleh kategori nilai cukup : 2 orang (8.70%), Padasiklus II diperoleh nilai Rata-rata : 90.11%. Adapunpeningkatan yang diperoleh dari siklus I ke siklus IImengalami peningkatan sebaanyak 19.51 %.
UPAYA PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AL AMTSAL DI MIS PERDAMEAN SIGAMBAL RANTAUPRAPAT Muhammad Zulham Munthe; Sahbuki Ritonga; Leli hasanah Lubis
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 1 (2023): Vol I. Edisi I Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i1.40

Abstract

Penulis adalah Muhammad Zulham Munthe, NomorPokok Mahasiswa 17.86232.0008, dengan judulpenelitian Upaya Peningkatan Kreatifitas BelajarMelalui model Pembelajaran Al Amtsal di MISPerdamean Sigambal Rantauprapat, MahaiswaSekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-BukharyLabuhanbatu.Bertolak dari pembahasan penelitian tentangmetode yang digunakan guru untuk meningkatkankreativiatas siswa dalam belajar belum efektif,dimana kreatifitas belajar siswa berperanmembentuk karakter dan kreatifitas. Penelitian inimenggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)dengan merencanakan sebanyak 2 (dua) siklus.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diMIS Perdamean Sigambal, dapat disimpulkanbahwa model pembelajaran al-amtsal dapatmeningkatkan kreativitas belajar siswa khususnyapada mata pelajaran fiqih materi ibadah haji padasiswa kelas V. Hal ini dibuktikan dengan adanyapeningkatan ketuntasan hasil belajar fiqih padasetiap siklus.Pada kondisi awal nilai diperoleh adalah 6,0,setelah dilakukan siklus pertama terdapat kenaikanmenjadi 73, dan selanjutnya pada siklus keduaperolehan nilai menjadi 93,33. Berdasarkan hasilyang diperoleh maka dapat dikatakan bahwa modelpembelajaran al-amtsal sangat efektif digunakanuntuk meningkatkan kreatifitas belajar.
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL DIKELAS II MDTA NURUL UMMI DUSUN PURWOSARI Irwansyah Putra Sinaga; Sahbuki Ritonga; Leli Hasanah
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 2 (2023): Vol I. Edisi II Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan serta keberhasilan media audio visual dalam meningkatkan keaktifan peserta didik di MDTA Nurul Ummi di Dusun Purwosari Bandar Tinggi. Metode yang digunakan dalaam penelitian ini berupaTindakan Kelas dengan empat tahapan yakni Perencanaan (planning), Tindakan (acting), Pengamatan (observing), Refleksi (reflecting). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas II MDTA Nurul Ummi yang berjumlah 30 orang, yaitu terdiri 20 perempuan 10 laki-laki. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan belajar dengan menggunakan media audio visual video animasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media audio visual telah menunjukkan keaktifan yang efektif dalam pelaksanaan pembelajaran akidah akhlak kelas II di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Ummi Dusun Purwosari Desa Bandar Tinggi. Hal ini dibuktikan dengan presentase rata-ratanya mencapai 80%, rata-rata keseluruhan adalah mencapai 91%, sedangkan untuk persentase ketuntasannya adalah 81% dari indicator/aspek yang diamati dan dinilai dalam keterampilan kognitif siswa dalam pembelajaran akidah akhlak menggunakan penggunaan media audio visual. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan media audio visual dapat berhasil meningkatkan keaktifan belajar pada mata pelajaran akidah akhlak pada peserta didik kelas II MDTA Nurul Ummi Dusun Purwosari, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, jarak tempuh ke madrasah berjarak 9 Km dari Kampus STITA Labuhanbatu. Keywords: Keaktifan Belajar, Akidah Akhlak, Media Audiovisual
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAUIZATUL HASANAH DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS IV MIS PERDAMEAN DEDI AGUSDIN HULU; Bukhari Is; Galih Orlando
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 2 (2023): Vol I. Edisi II Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i2.137

Abstract

Sesuai dari apa yang telah dijelaskan dilatar belakang dapat diidentifikasi masalah yaitu : model pembelajaran yang di gunakan guru untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kurang variatif, Kurangnya keaktifan peserta didik pada mata pelajaran aqihdah akhlak, Guru perlu mengembangkan model-model pembelajaran, Untuk mengetahui bagaimana penerapan metode mauzatul hasanah yang digunakan guru dalam pembelajaran akidah akhlak di MIS Perdamean SigambalPenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Menurut Bukhari dan suryatik action research berkembang menjadi penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research¬). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada saat ini menjadi suatu kewajiban bagi guru untuk dilakukan agar proses pembelajaran yang dilakukan guru dapat diketahui kekurangan dan kelemahanya, akhirnya kualitas pembelajaran semakin meningkat, Bukhari dan Suryatik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MIS Perdamean Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara Tahun Pelajaran 2020/2021, dapat disimpulkan bahwa, Model pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak yang digunakan di MIS Perdamean Sigambal masih menggunakan model pembelajaran yang kurang variatif terfokus pada metode ceramah. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitin tindakan kelas yang telah dilakukan, dan juga berdasarkan kesimpulan maka penulis mengajukan beberapa saran. Dalam menyampaikan materi yaitu pelajaran akidah akhlak diharapkan guru menggunakan metode yang variatif. Keywords: Mauizatul Hasanah Dalam Meningkatkan AktivitasBelajar.
USAHA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MATERI HAJI WADA’ DENGAN MEDIA VISUAL PADA KELAS III MDTA NURUL UMMI KECAMATAN BILAH HULU SAHRUDDIN; Bukhari Is; Ismi Yulizar
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 2 (2023): Vol I. Edisi II Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i2.138

Abstract

Syahrudin Ritonga, 17.86232.0018, 2021 “Usaha Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Haji Wada’ Dengan Media Visual Pada Kelas III MDTA Nurul Ummi Kecamatan Bilah Hulu”. Skripsi ini membahas tentang penerapan media visual untuk meningkatkanhasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas III MDTA Nurul Ummi Dusun Purwosari Desa Bandar Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas jenis kolaboratif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) menggunakan 2 siklus dan setiap siklus menggunakan tahapan, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, Refleksi, dalam proses pengumpulan data digunakan metode tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode tes digunakan untuk mengetahui kemampuan belajar peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan menerapkan media visual. Metode observasi digunakan untuk mengukur aktivitas guru dan peserta didik setiap siklus. Metode wawancara digunakan untuk mengetahui pendapat dan gambaran di MDTA Nurul Ummi Dan metode dokumentasi digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi di kelas pada waktu pembelajaran berlangsung. Terilihat hasil penelitian diMadrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Nurul Ummi Dusun Purwosari Desa Bandar Tinggi Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu pada kelas III, terlihat sangat jelas hasil belajar peserta didik meningkat dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II, hasil aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 30% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88%. Hal ini terbukti berdasarkan skor hasil belajar peserta didik diakhir siklus I diperoleh rata-rata 51 dengan kategori mendekati tuntas dan skor hasil belajar peserta didik meningkat pada siklus II di peroleh rata-rata 88 % dengan kategori tuntas. Berdasarkan analisis observasi dan skor tes belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II di MDTA Nurul Ummi Dusun Purwosari mengalami peningkatan pada setiap indikatornya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III MDTA Nurul Ummi Dusun Purwosari Kata Kunci : Media Visual, Hasil Belajar, Sejarah Kebudayaan Islam
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PAI MATERI AKHLAK TERPUJI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN READING GUIDE PADA SISWA KELAS III SDN 25 BILAH HILIR PURWASIH; Jupriaman; Sahbuki Ritonga
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 2 (2023): Vol I. Edisi II Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i2.153

Abstract

Abstrak “Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Prestasi belajar sebelum menggunakan ModelPembelajaran Reading Guide Materi Akhlak Terpuji Pada Siswa Kelas III SDN 25 Bilah Hilir, (2) Prestasi belajar setelah menggunakan ModelPembelajaran Reading Guide Materi Akhlak Terpuji Pada Siswa Kelas III SDN 25 Bilah Hilir.” “Jenis penelitian ini berupa PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan Model Pembelajaran Reading Guide. Subjek penetitian di Kelas III SDN 25 Bilah Hilir terdiri dari 21 siswa yang terdiri dari 8 laki-laki dan 13 perempuan.” “Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa : (1) Prestasi belajar siswa sebelum tindakan mendapat nilai rata-rata 53,58%, Siswa yang tuntas sebanyak 28,57% atau 6 siswa. (2) Prestasi belajar setelah diterapkan Model Pembelajaran Reading Guide pada siklus I nilai rata-rata menjadi 58,57%, siswa yang tuntas sebanyak 47,61% atau 10 orang.” (3) Prestasi belajar siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 73,80%, siswa yang tuntas sebanyak 85,71% atau 18 siswa. “Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Reading Guidedapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Akhlak Terpuji di Kelas III SDN 25 Bilah Hilir.”
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS III SDN 25 BILAH HILIR T.A 2020-2021 Nur Kumala Sari; Ali Sadikin Ritonga; leli Hasanah
Qalam lil Mubtadiin Vol. 1 No. 2 (2023): Vol I. Edisi II Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v1i2.154

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran card sort dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 25 Bilah Hilir pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 25 Bilah Hilir dengan jumlah siswa sebanyak 19 siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar dan penerapan model pembelajaran card sort. Adapun tempat penelitian Tindakan kelas ini adalah kelas III SDN 25 Bilah Hilir. Adapun mata pelajaran yang diteliti adalah pelajaran Pendidikan Agama Islam. Agar penelitian Tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang menganggu kelancaran penelitian, peneliti Menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian Tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Berhasilnya penerapan model pembelajaran card sort pada matapelajaran Pendidikan agama Islam, ditandai dengan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I kesiklus II pada sebelumnya Tindakan hasil belajar siswa mencapai 70,52% pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan 83,15% keadaan ini menunjukkan bahwa pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan penerapan model pembelajaran card sort dapat dikatakan berhasil,dengan ketuntasan mencapai 83,15%.

Page 1 of 3 | Total Record : 29