Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa)
Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER

REPROGRAM MALL TAMAN PALEM UNTUK MENGHIDUPKAN KEMBALI KAWASAN CENGKARENG TIMUR

Henry, Daniel (Unknown)
Surya, Rudy (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2024

Abstract

Every place has meaning, because place is not only about physicality and activities but also about meaning. Meaning is an identity that a place has, when the memory of humans who collectively interpret a place. The loss of meaning can be caused by several things, one of which is continuous development. Taman Palem Mall also lost its identity due to development. The first mall in Cengkareng became the first modern shopping center in Cengkareng, this mall became the only gathering point in this area, residents from several villages in Cengkareng and outside Cengkareng came for their respective needs, but after the construction of the jorr toll road at that time separated Cengkareng into two, namely west and east Cengkareng, limiting access to the palm garden mall. The separation of Cengkareng resulted in only west Cengkareng which continued to experience growth while east Cengkareng where this mall is located did not experience growth, so this had an impact on the decline of this mall. The location of this mall is strategic because it is on the connecting road between areas so it has the potential to be redeveloped and drive the growth of this area. Reprogram is chosen as a method that will be done to this mall, this is expected in addition to restoring the meaning of this mall can also build the area, especially East Cengkareng. The reprogram is also based on the contextual user and the needs of the East Cengkareng area and is expected to become a new attraction for this area. Keywords: Cengkareng; contextual; development; mall taman palem; reprogram Abstrak Setiap tempat memiliki makna, karena tempat bukan hanya bicara soal fisik dan aktivitas tapi tempat juga berbicara soal makna. Makna merupakan sebuah identitas yang dimiliki suatu tempat, ketika memori manusia yang secara kolektif memaknai suatu tempat. Hilangnya makna bisa disebabkan beberapa hal, salah satunya adalah pembangunan yang terus berlanjut. Mall Taman Palem juga kehilangan identitasnya akibat pembangunan yang terjadi. Mall pertama di Cengkareng ini menjadi pusat perbelanjaan modern pertama di Cengkareng, mall ini menjadi titik kumpul satu-satunya di kawasan ini, warga dari beberapa kelurahan di Cengkareng dan diluar Cengkareng datang untuk keperluannya masing-masing, namun setelah pembangunan jalan tol jorr waktu itu memisahkan Cengkareng menjadi dua yaitu Cengkareng barat dan timur sehingga membatasi akses menuju Mall Taman Palem. Terpisahnya Cengkareng mengakibatkan hanya Cengkareng barat yang terus mengalami pertumbuhan sedangkan Cengkareng Timur tempat mall ini berada tidak mengalami pertumbuhan, sehingga ini berdampak pada menurunnya mall ini. Secara lokasi mall ini strategis karena berada di jalan penghubung antar kawasan sehingga berpontensi untuk dibangun kembali dan menggerakan pertumbuhan kawasan ini. Reprogram dipilih sebagai metode yang akan dilakukan terhadap mall ini, hal ini diharapkan selain untuk mengembalikan makna mall ini juga dapat membangun kawasan terutama Cengkareng Timur. Reprogram yang dilakukan juga didasari kontekstual user dan kebutuhan kawasan Cengkareng Timur yang dan diharapkan dapat menjadi daya tarik baru kawasan ini.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jstupa

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Social Sciences

Description

Jurnal STUPA merupakan Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dengan tema: Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur ...