Penelitian ini fokus pada eksplorasi implementasi model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar (SD) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa. Lokasi penelitian adalah SD Negeri 2 Wadaga, Kabupaten Muna Barat, yang mewakili konteks sekolah dasar di wilayah Muna Barat. Penelitian ini menggunakan Metode perpaduan kualitatif dan kuantitatif yang menguji coba Model Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran IPA pada Siswa SD Negeri 2 Wadaga. Temuan penelitian ini mengunkapkan bahwa model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh substantif terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa SD. Temuan ini konsisten dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang juga melaporkan efektivitas inkuiri terbimbing dalam melatih berpikir kritis. Rasa ingin tahu (curiosity) siswa terhadap sains meningkat secara nyata setelah penerapan inkuiri terbimbing. Siswa menjadi lebih berani bertanya, lebih antusias melakukan percobaan, dan menunjukkan minat yang lebih besar untuk belajar IPA secara mandiri. Observasi juga mendukung bahwa siswa tampak lebih penasaran dan berinisiatif mengeksplorasi hal-hal baru selama dan setelah pembelajaran. Dengan demikian, inkuiri terbimbing tidak hanya meningkatkan aspek kognitif tetapi juga aspek afektif motivasional berupa rasa ingin tahu.
Copyrights © 2023