Manfaat penelitian ini untuk memahami struktur komunitas makrozoobenthos dan hubungannya dengan kualitas perairan dan mangrove di Desa Pagatan Besar. Penentuan stasiun pengamatan dengan metode purposive sampling. Penelitian pada makrozoobenthos dilakukan di dalam transek pengamatan vegetasi mangrove 10 m × 10 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makrozoobenthos yang ditemukan terdiri dari 12 jenis yaitu Polymesoda bengalensis, Uca lactea annulipes, Scylla serrata, Episesarma, Chicoreus capucinus, Cerithidea quoyii, Cassidula aurisfelis, Telescopium Telescopium, Ellobium aurisjudae, Calliostoma zizyphinum, Nerita lineata dan Littoraria scabra. Indeks kepadatan makrozoobenthos dari ketiga stasiun menghasilkan nilai yang variatif. Indeks keanekaragaman ketiga stasiun tergolong dalam kategori keanekaragaman sedang (H’ 1 < H’ < 3,322). Indeks keseragaman Stasiun 2 dan 3 termasuk dalam kategori keseragaman tinggi (0,6 ≤ E ≤ 1,0) dan Stasiun 1 termasuk dalam kategori keseragaman sedang (0,4 ≤ E < 0,6). Nilai indeks dominansi ketiga stasiun menunjukkan bahwa ada jenis gastropoda yang mendominansi dalam masing-masing stasiun karena nilai D > 0,5. Hasil analisis korelasi sederhana “Pearson Product Moment” antara kerapatan mangrove dengan kepadatan makrozoobenthos menghasilkan hubungan yang cukup lemah dengan kerapatan mangrove dimana persamaan tersebut menunjukan nilai negative (-)
Copyrights © 2022