Matematika yang abstrak merupakan salah satu faktor mengapa siswa mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Oleh karena itu, siswa memerlukan kemampuan dalam memahami dan menyelesaikan soal cerita matematika. Dalam hal ini, kemampuan verbal sangat diperlukan dalam menelaah/menyelesaikan soal cerita yang berhubungan dengan matematika, utamanya pada materi SPLDV. Siswa kelas XI MA Muhammadiyah Boarding School Bireuen diketahui bahwa masih terdapat banyak siswa mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi SPLDV. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil 3 orang siswa kelas XI MA Muhammadiyah Boarding School Bireuen yang sesuai dengan kriteria pemilihan subjek penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Setiap hasil tes dianalisis berdasarkan indikator kesulitan menurut Cooney dengan menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diperiksa keabsahannya menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Subjek dengan kemampuan verbal baik dalam penelitian ini cenderung tidak mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal, diperlihatkan dari ketiga soal hanya mengalami kesalahan mempelajari konsep dan menyelesaikan masalah verbal pada soal. 2) Subjek dengan kemampuan verbal sedang dalam penelitian ini cenderung mengalami kesalahan dalam menerapkan prinsip dan menyelesaikan masalah verbal, diperlihatkan pada soal nomor 1 dan 3. 3) Subjek dengan kemampuan verbal kurang dalam penelitian ini mengalami kesalahan mempelajari konsep, menerapkan prinsip, dan menyelesaikan masalah verbal, diperlihatkan pada ketiga soal mengalami kesalahan.
Copyrights © 2024