Penindasan di media sosial, termasuk platform TikTok, telah menjadi isu mendesak dalam konteks digital modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola dan dampak psikologis dari bullying yang dialami oleh pengguna TikTok, khususnya korban bullying. Melalui pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, analisis isi, dan wawancara terhadap korban bullying. Temuannya menunjukkan bahwa jenis konten yang rentan terhadap perundungan adalah konten yang menonjolkan perbedaan individu. Dampak psikologis dari penindasan mencakup stres, kecemasan, dan depresi, yang memengaruhi perilaku online dan kesejahteraan mental korban. Kesimpulannya, penanganan penindasan yang efektif di TikTok diperlukan untuk menciptakan lingkungan online yang aman dan positif bagi semua pengguna. Kata Kunci: bullying, TikTok, media sosial, dampak psikologis, kesejahteraan mental.
Copyrights © 2024