Proses pembelajaran matematika yang dilakukan saat ini cenderung terlalu kering, teoritis, kurang kontekstual dan bersifat semu. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan model/metode dan pendekatan yang inovatif untuk merealisasikan proses pembelajaran tersebut. Pada pembelajaran ini perlu adanya kebermaknaan dari materi yang disampaikan sehingga mampu menyentuh aspek dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kebermaknaan ini diperoleh karena materi matematika dihubungkan dengan pengalaman siswa, kehidupan social, bahkan menyentuh ranah seni dan budaya setempat. Proses mempraktekkan konsep matematika dalam pembelajaran dengan kearifan budaya lokal disebut etnomatematika. Jenis penulisan ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai definisi etnomatematika, model pembelajaran yang mendukung, indikator etnomatematika, serta contoh soal mengenai pendekatan etnomatematika pada jenjang Sekolah Dasar.
Copyrights © 2022