Lingkungan adalah sesuaian yang berada di luar batasan-batasan kemampuan dan potensi genetik seseorang dan berperan dalam menyiapkan fasilitas-fasilitas atau hambat seseorang dari pertumbuhan. Lingkungan sebagai sumber belajar yang ada di sekitar/di sekeliling anak (makhluk hidup, benda mati, dan budaya manusia) yang dapat membangun kegiatan belajar dan pembelajaran secara lebih optimal. Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar di TK mengarahkan anak pada peristiwa dan keadaan yang sebenarnya, keadaan alami sehingga lebih nyata, lebih aktual dan kebenarannya lebih dipertanggung jawabkan. Pengetahuan anak-anak berkembang signifikan ketika mereka belajar di lingkungan mereka. Anak-anak dapat mempelajari sikap (afektif) di lingkungan sekitar, termasuk mempromosikan kebaikan, toleransi, dan menghormati orang lain. Pendidikan semacam akan mendorong pandangan sosial pada masyarakat, yang akan memampuan psikomotorik mereka melalui pembelajaran di lingkungan sekitar. Anak-anak dapat secara langsung mengetahui dan mengalami berbagai hal, misalnya dengan terlibat dan menyaksikan kegiatan. Dengan demikian, mengajarkan anak-anak tentang pendidikan sosial dan kemasyarakatan akan membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang bijaksana. Anak-anak akan memahami kepribadian semua orang dari berbagai latar belakang sosial. Anak-anak yang memahami hal tersebut akan melihat keagungan Allah SWT dan mengembangkan rasa syukur kepada-Nya karena telah menciptakan manusia dengan berbagai macam budaya sosial.
Copyrights © 2024