Sebanyak 90% penduduk Desa Wonomulyo bekerja sebagai petani, namun pada musim kemarau mereka sulit untuk memenuhi kebutuhan air irigasi. Perencanaan embung menjadi salah satu upaya pengelolaan air untuk pertanian di musim kemarau, yang secara teknis dapat menampung volume air dalam jumlah relatif besar. Penelitian ini menganalisis aspek hidrologi, stabilitas, analisis kapasitas tampungan dan analisis investasi embung yang akan dibangun. Data-data yang dibutuhkan meliputi data curah hujan, HSPK Kabupaten Malang 2022, peta topografi dan data tanah. Dengan kebutuhan air irigasi Desa Wonomulyo sebesar 2,357 l/dt/ha, desain dimensi embung meliputi, panjang: 77 meter, lebar: 50 meter dan volume tampungan sebesar 13.453 m3. Nilai faktor keamanan embung dalam keadaan kosong terhadap guling 1,52>1,5 dan terhadap geser 2,37>1,5. Nilai faktor keamanan embung dalam keadaan penuh terhadap guling 2,635>1,5 dan terhadap geser 8,87>1,5. Biaya investasi yang dibutuhkan sebesar Rp6.397.924.182. Nilai rasio keuntungan dan biaya dengan hasil panen 50% adalah sebesar 2,47>1, menunjukkan bahwa rasio antara manfaat dan biaya pekerjaan lebih besar nilai manfaat. Sehingga dapat disimpulkan perencanaan embung layak secara secara teknis dan layak secara ekonomi.
Copyrights © 2023