Jalan Kolonel Sugiono Waru, Kabupaten Sidoarjo sering mengalami banjir dikarenakan sistem drainase yang kurang optimal dan pengalihan tata guna lahan tanpa adanya bangunan tambahan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi eksisting sistem drainase Jl. Kolonel Sugiono hingga Jl. Raya Kundi sepanjang 5,00 km. Penelitian ini menggunakan metode analisis kondisi eksisting, analisis hidrologi untuk menghitung hujan dan banjir rancangan dengan kala ulang 15 tahun. Hasil analisis tersebut didapatkan hasil hujan rancangan sebesar 635,85 mm/bulan atau 43,851 mm/hari, untuk debit rancangan dengan total 0,301 m3/detik untuk ruas kanan dan 0,134 m3/detik untuk ruas kiri sehingga terdapat 11 titik pada ruas kanan maupun ruas kiri yang mengalami luapan (Qhit > Qrenc). Akan tetapi, pada kecepatan aliran minimum (Vmin) tidak memenuhi sehingga dilakukan perencanaan ulang pada ruas kanan dan ruas kiri dengan dimensi minimum 300mm x 300mm dan maksimum 600mm x 1000mm dengan penambahan bangunan pelengkap. Penambahan modular tank dengan kebutuhan 1708 Unit yang disusun menjadi dua tumpukan pada ruas jalan drainase dengan penampang trapesium, kapasitas tampungan 50% sehingga dalam 1 jam dapat mereduksi hingga 40% menjadi pilihan solusi penanggulangan banjir di kawasan tersebut. Biaya yang dibutuhkan untuk rehabilitasi saluran baru dan pengadaan modular tank sebesar Rp 24.647.082.895,84. Untuk penelitian selanjutnya, perencanaan modular tank direncanakan ke seluruh ruas saluran dan memperhitungkan beban yang di terima oleh modular tank.
Copyrights © 2024