Tradisi bapalas bidan adalah tradisi yang dilakukan pasca melahirkan. Tradisi ini merupakan pemberkatan yang dilakukan oleh bidan kepada bayi dan ibunya. Meskipun saat ini zaman sudah modern yang mana banyak orang mulai meninggalkan tradisi atau adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur. Namun di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, tradisi ini masih ramai dilakukan oleh masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat, dampak psikologis dan proses tradisi bapalas bidan di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada beberapa istilah lain untuk menyebutkan tradisi bapalas bidan, salah satunya adalah batapung tawar. Tradisi bapalas bidan bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit di badan akibat proses melahirkan dan menjadi ajang silaturahmi si ibu yang baru melahirkan dengan para tetangga sebab selama 40 hari pasca melahirkan tidak diperbolehkan keluar rumah. Diketahui juga bahwa terdapat perasaan terharu, senang dan tenang saat melakuka tradisi ini. Dalam prosesnya, tradisi memiliki 4 tahapan yaitu: kegiatan pijat, batutungkal, do’a dan makan bersama.
Copyrights © 2024