Kemas Journal:Jurnal Pengabdian masyarakat
Vol. 2 No. 2 (2024): Kemas Journal - Juli - Desember

Pelatihan pembuatan makrame bagi guru dan orang tua murid Paud Bambim Baitul Muttaqien Kelurahan Kebonlega Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung

Afriani Kusumadewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Makrame adalah seni tekstil berbasis teknik simpul yang menghasilkan pola dan bentuk yang beragam, seperti simpul pipih, kordon, dan simpul rantai. Sebagai salah satu teknik tekstil tertua di dunia, istilah "makrame" berasal dari bahasa Arab miqramah, yang berarti hiasan pinggiran kain. Awalnya digunakan oleh pedagang Arab untuk menghias kain, teknik ini kemudian berkembang menjadi seni yang lebih terstruktur. Pembuatan makrame umumnya menggunakan benang katun, yang berasal dari serat kapas. Katun dipilih karena memiliki struktur yang mudah diwarnai, tekstur lembut, serta kemampuan menyerap keringat, menjadikannya nyaman untuk digunakan. Dalam konteks produksi tekstil dan busana, kombinasi material katun dengan teknik struktur makrame menciptakan berbagai produk fungsional dan dekoratif, seperti tas, dompet, aksesori, elemen fesyen, dan penghias interior. Pelatihan pembuatan makrame yang dilakukan bersama guru dan orang tua murid PAUD Bambim Baitul Muttaqien di Kecamatan Bojongloa Kidul, Bandung, bertujuan membangun keterampilan praktis untuk mendorong semangat kewirausahaan. Metode pelatihan mencakup penyampaian materi dasar tentang makrame melalui presentasi dan diskusi, diikuti dengan praktik teknik simpul sebagai dasar untuk menciptakan produk makrame.

Copyrights © 2024