Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas dalam menilai kinerja keuangan PT. Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 Kebun Tembakau Ajong Gayasan pada periode 2022 hingga 2024. Teknik analisis yang digunakan mencakup Net Profit Margin (NPM), Return on Investment (ROI), dan Return on Equity (ROE). Hasil menunjukkan bahwa NPM mengalami fluktuasi, dengan nilai 24,35% pada tahun 2022, meningkat menjadi 28,07% pada tahun 2023, namun menurun menjadi 23,10% pada tahun 2024. ROI stagnan di 0,007% pada tahun 2022 dan 2023, tetapi menegalami penurunan sebesar 0,004% pada tahun 2024, mencerminkan kurangnya efisiensi dalam pemanfaatan aset. Sementara ROE menunjukkan peningkatan dari 32,20% pada tahun 2022 menjadi 39,04% pada tahun 2023, sebelum turun menjadi 30,04% pada tahun 2024. Temuan ini membuktikan bahwa meskipun perusahaan menunjukkan potensi dalam menghasilkan keuntungan, terdapat tantangan dalam pengelolaan biaya dan pendapatan yang perlu diperhatikan untuk mencapai kinerja yang lebih baik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025