Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep ikigai dalam meningkatkan motivasi, kepuasan kerja, dan kualitas layanan Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Solok Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengukur empat elemen utama ikigai: passion (kegemaran), mission (tujuan hidup), vocation (panggilan), dan profession (profesi). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan distribusi serta kecenderungan variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen profession memiliki skor rata-rata tertinggi (63,5), sedangkan passion memperoleh skor terendah (9,0). Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun guru BK merasa kompeten dan dihargai dalam profesinya, tingkat antusiasme mereka terhadap pekerjaan masih rendah. Ketidakseimbangan antara keempat elemen ikigai dapat berdampak negatif terhadap kepuasan kerja dan kualitas layanan BK. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan aspek mission dan passion, seperti pelatihan pengembangan diri dan supervisi yang mendukung, guna mencapai keseimbangan optimal dalam penerapan konsep ikigai pada profesi guru BK.
Copyrights © 2025