Marble Slab Creamery merupakan sebuah waralaba global dari Amerika Serikat yang menjual berbagai produk makanan manis, seperti es krim, kue, milkshake, dan kukis. Marble Slab memiliki gerai yang tersebar di seluruh dunia seperti Bahrain, Bangladesh, Kanada, Kuwait, Pakistan, Guam, Puerto Rico, Amerika Serikat, dan Saudi Arabia. Namun, identitas visual yang ada di pasar Saudi Arabia belum sesuai dengan target konsumen lokal yang memiliki karakter fun. Perancangan ini bertujuan untuk mengembangkan desain identitas visual baru yang lebih relevan dengan target konsumen lokal dan mampu mewakili kepribadian merek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara kepada pihak Marble Slab, dokumentasi, studi literatur, dan dianalisis menggunakan teknik SWOT. Metode perancangan menggunakan teknik Five Phases of the Design Process oleh Robin Landa. Proses perancangan ini meliputi orientation, analysis, conceptual design, design development, dan implementation. Konsep yang diterapkan pada redesain Marble Slab Saudi Arabia yaitu menggunakan teknik hand-drawn pada perancangan aset grafis. Hasil dari penelitian ini berupa identitas visual yang mencerminkan target konsumen lokal berusia 18–25 tahun. Identitas visual tersebut mencakup warna-warna merek yang cerah, tipografi, dan aset grafis berupa pattern serta hand-drawn typography. Validasi oleh pihak Marble Slab menunjukkan bahwa identitas visual yang baru berhasil mewakili citra merek yang “fun” dengan skor pencapaian sebesar 91,11%.
Copyrights © 2025