Keberadaan angling di Kota Blitar kalah saing dengan transportasi lain perihal penawaran tarif yang relatif mahal dan adanya keraguan karena kurangnya transparansi tarif maupun informasi angkutan. Dirumuskan beberapa permasalah dari fenomena yang ada yaitu bagaimana besaran tarif eksisting angkutan jika dibandingkan nilai BOK, ATP dan WTP serta bagaimana perancangan suatu website tarif angkutan dengan titik 0 stasiun Kota Blitar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tarif angkutan dibandingkan dengan nilai biaya operasional, ATP, dan WTP, serta merencanakan website yang dapat memberikan informasi terkait angkutan kepada calon pengguna jasa. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian diperoleh nilai biaya operasional kendaraan sebesar Rp6.400,00. Nilai ATP sebesar Rp5.900 serta besaran WTP Rp2.700,00. Dari besaran nilai ATP dan WTP disimpulkan kemampuan masyarakat Kota Blitar dalam membayar jasa angkutan relatif tinggi dibandingkan kemauan membayar sehingga tarif angling dapat dinaikkan sampai batas ideal tetapi diperlukan peningkatan pelayanannya. Perancangan website diawali dengan pengadaan infrastruktur teknis berupa domain dan server, serta instalasi dan konfigurasi platform WordPress. Tampilan website berisikan profil angkutan, list tarif angkutan, pemesanan angkutan, artikel bacaan, serta bagian kritik dan saran.
Copyrights © 2024