World Health Organization (WHO, 2014) menyatakan lebih dari 1,9 millyar orang dewasa (39%) didunia tahun 2014 tergolong gemuk, 600 juta (13%) diantaranya bahkan obesitas. Obesitas yang terjadi dimasa pandemi covid19 dimana pada masa ini terjadi perubahan pola aktivitas sehari-hari, dan pola makan pada semua orang termasuk mahasiswa Akper `Aisyiyah Padang. Data yang didapatkan dari Akper `Aisyiyah Padang terdapat 30 orang mahasiswa dan mahasiswi, berdasarkan survei awal yang dilakukan pada tanggal 21 mei 2020 dengan menggunakan media komunikasi WhatsApp dan menanyakan BB/TB mahasiswa didapatkan data bahwa 2 dari 8 orang mahasiswa Akper `Aisyiyah Padang dikategorikan gemuk atau obesitas, 4 orang normal dan 2 orang lainnya kurus, data tersebut dilakukan peneliti untuk mengetahui IMT (Indeks Massa Tubuh).Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan di Akper Aisyiyah Padang pada tanggal 20 mei sampai 24 juni 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akper`Aisyiyah Padang berjumlah 30 responden sampel ada mahasiswa yang tidak merespon kuesioner yang telah dikirim. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan mahasiswa dengan status gizi lebih 13,3%, memiliki pola makan kurang baik 43,3%. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p=0,290 (p>0,05) artinya tidak terdapat hubungan pola makan dengan status gizi di Akper`Aisiyah Padang tahun 2020.Diharapkan kepada mahasiswa untuk melakukan penimbangan berat badan mahasiswa secara berskala, dan mengetahui tentang status gizi dan dampak dari kejadian obesitas.
Copyrights © 2020