Meta Rikandi
Akademi Keperawatan ‘Aisyiyah Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PARITAS DAN UMUR DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Meta Rikandi
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian Preeklampsi merupakan kasus tertinggi di Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUP Dr. M. Djamil Padang. Data tahun 2015 didapatkan 327 (70,17%) yang menderita preeklampsi. Hasil observasi dari 10 orang pasien didapatkan (80%) ibu hamil dan bersalin yang mengalami preeklampsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan umur dengan kejadian preeklampsi di Instalasi Rawat Inap Kebidanan RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2016. Jenis penelitian deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan dari tanggal 12 April–4 September Tahun 2016 di Instalasi Ruang Rawat Inap Kebidanan RSUP. M. Djamil Padang. Sampel penelitian adalah 30 ibu hamil dan bersalin dengan menggunakan quata sampling melalui observasi dengan lembaran check list. Pengolahan data dengan cara komputerisasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan kejadian preeklampsi 66,7%, paritas dengan primipara 56,7%, umur beresiko 63,3%. Uji chi-square disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas (p=0,000), umur (p=0,015), dengan kejadian preeklampsi di Instalasi Ruang Rawat Inap Kebidanan RSUP. M. Djamil Padang tahun 2016.Kepada pihak Rumah Sakit khususnya Kepala Ruangan Instalasi Rawat Inap Kebidanan untuk menyarankan kepada ibu agar kehamilan berikutnya diperiksakan secara berkala minimal empat kali selama kehamilan, anjurkan hamil pada umur yang produktif 20-35 tahun, dan hamil dengan jarak kehamilan 2-3 tahun dengan kehamilan berikutnya, serta memperhatikan makanan yang di konsumsi dan anjurkan untuk istirahat.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA ANAK RETARDASI MENTAL DI SLBN 2 PADANG Meta Rikandi
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan sosialisasi adalah kesanggupan melakukan sesuatu, melalui proses tersebut seorang individu memperoleh pengetahuan. Survei awal ditemukan 4 dari 10 anak masih sulit dalam bicara, belum bisa makan sendiri, menolak dan belum mampu bermain kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak retardasi mental di SLBN 2 Padang Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah 62 orang dengan sampel 54 orang. Penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengolahan data melalui 5 tahapan yaitu editing, coding, entry, cleaning dan processing. Menggunakan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden memiliki 46,3% kemampuan sosialisasi kurang baik, 42,6% dukungan sosial kurang baik dan 27,8% orang tua dengan pola asuh kurang baik. Uji statistik disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial (p = 0,022) dan pola asuh (p = 0,036) dengan kemampuan sosialisasi pada anak retardasi mental di SLBN 2 Padang. Diharapkan sekolah, orang tua dan tenaga kesehatan meningkatkan program bimbingan konseling dengan memberikan pengarahan kepada orang tua anak dengan retardasi mental tentang dukungan sosial dan pola asuh yang baik agar tercapai apa saja kemampuan sosialisasi yang seharusnya bisa dilakukan anak retardasi mental di rumah dan di sekolah.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI LEBIH DALAM WABAH COVID-19 PADA MAHASISWA AKPER `AISYIYAH PADANG Meta Rikandi; Feby Yusti Elvisa
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO, 2014) menyatakan lebih dari 1,9 millyar orang dewasa (39%) didunia tahun 2014 tergolong gemuk, 600 juta (13%) diantaranya bahkan obesitas. Obesitas yang terjadi dimasa pandemi covid19 dimana pada masa ini terjadi perubahan pola aktivitas sehari-hari, dan pola makan pada semua orang termasuk mahasiswa Akper `Aisyiyah Padang. Data yang didapatkan dari Akper `Aisyiyah Padang terdapat 30 orang mahasiswa dan mahasiswi, berdasarkan survei awal yang dilakukan pada tanggal 21 mei 2020 dengan menggunakan media komunikasi WhatsApp dan menanyakan BB/TB mahasiswa didapatkan data bahwa 2 dari 8 orang mahasiswa Akper `Aisyiyah Padang dikategorikan gemuk atau obesitas, 4 orang normal dan 2 orang lainnya kurus, data tersebut dilakukan peneliti untuk mengetahui IMT (Indeks Massa Tubuh).Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan di Akper Aisyiyah Padang pada tanggal 20 mei sampai 24 juni 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akper`Aisyiyah Padang berjumlah 30 responden sampel ada mahasiswa yang tidak merespon kuesioner yang telah dikirim. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan mahasiswa dengan status gizi lebih 13,3%, memiliki pola makan kurang baik 43,3%. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p=0,290 (p>0,05) artinya tidak terdapat hubungan pola makan dengan status gizi di Akper`Aisiyah Padang tahun 2020.Diharapkan kepada mahasiswa untuk melakukan penimbangan berat badan mahasiswa secara berskala, dan mengetahui tentang status gizi dan dampak dari kejadian obesitas.