Siklus menstruasi seharusnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 28-35 hari setiap kali periode menstruasi, siklus menstruasi sendiri dipengaruhi oleh banyak hal salah satunya adalah stres. Stres melibatkan sistem neuroendokrinologi sehingga dapat memengaruhi siklus menstruasi, stres yang paling umum dialami oleh mahasiswi ialah stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi. Desain penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya semua mahasiswi di Yayasan Ranah Minang Padang 167 mahasiwi. Teknik sampling menggunakan proportional random sampling dengan sampel 63 mahasiswi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dan analisa data univariat ditampilkan pada tabel distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan uji pearson chi-square. Hasil penelitian stres akademik menunjukkan (31,7%) tingkat stres akademik sedang, Siklus menstruasi didapatkan hasil (19,0%) siklus menstruasi polimenorea dan (27,0%) siklus menstruasi oligomenorea. Hasil uji statistik pearson chi-square diperoleh angka signifikan atau angka p = 0,000 < α (0,05), sehingga Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan stres akademik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Yayasan Ranah Minang Padang. Saran penelitian ini diharapkan pihak Institusi dapat mengatur pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak membosankan seperti memberikan tugas dalam bentuk video, pembelajaran secara diskusi kelompok dan praktek menggunakan alat-alat sederhana yang ada dirumah, agar bisa menekan angka stres akademik yang dialami mahasiswi.
Copyrights © 2021