Penelitian ini mengeksplorasi peran penting dari kepemimpinan musik dalam menumbuhkan keterlibatan jemaat selama ibadah Kristen. Berfokus pada Jemaat Imanuel GPM Amahusu di Ambon, penelitian ini menyelidiki bagaimana para pemimpin musik berperan sebagai katalisator hubungan emosional dan spiritual melalui integrasi yang harmonis antara prinsip-prinsip teologis, elemen budaya lokal, dan estetika musik modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis tematik mengungkapkan tiga tema utama: peran kolaboratif para pemimpin musik, adaptasi terhadap preferensi musik modern, dan pelestarian nilai-nilai liturgi tradisional. Untuk memastikan keabsahan data, triangulasi, diskusi dengan para ahli, dan metode pengecekan anggota digunakan. Temuan-temuan ini menyoroti kontribusi strategis dari kepemimpinan musik dalam menyeimbangkan inovasi dan tradisi, menciptakan pengalaman ibadah yang transformatif. Penelitian ini menyumbangkan kerangka kerja baru untuk memahami peran kepemimpinan musik dalam meningkatkan keterlibatan jemaat dan menawarkan wawasan praktis bagi para pemimpin gereja dalam menavigasi kompleksitas konteks ibadah modern. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya pelatihan dan kolaborasi yang berkelanjutan di antara para pemimpin musik untuk mempertahankan relevansi dan dampak spiritual dari praktik-praktik liturgi di tengah masyarakat yang majemuk.
Copyrights © 2025