Abstrak. Gejala perilaku menyimpang pada siswa muncul karena adanya stimulus negatif yang mempengaruhi individu dalam bertindak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orangtua dan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa di sekolah dan menjelaskan beberapa kendala orang tua dan guru bimbingan dan konseling dalam menangani perilaku menyimpang siswa di SMA 11 Banda Aceh. Data penelitian dikoleksi dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi orangtua siswa dan guru BK. Hasil penelitian melaporkan bahwa bentuk peran orangtua dan guru BK dalam mengatasi perilaku menyimpang siswa adalah berupa adanya kerjasama formal antar guru BK dan orangtua siswa dan kerja sama informal dimana anak dilibatkan dalam pertemuan informal dan dilakukan di luar sekolah. Di samping itu, penelitian ini juga melaporkan adanya kendala yang dihadapai guru dalam menangani perilaku menyimpang siswa yaitu siswa memiliki latar belakang yang heterogen, lingkungan sosial tidak mendukung, kurangnnya kesadaran siswa, dan kurangnya singkronisasi pengetahuan dan tindakan perbaikan yang diinginkan guru BK dengan tindakan orangtua dalam lingkungan keluarga. Kata kunci: Perilaku Menyimpang Siswa, Peran Orangtua, Peran Guru Bimbingan dan Konseling.
Copyrights © 2024