PT XYZ merupakan sebuah pabrik gula pasir yang sebagaimana proses produksi gula pasir pada umumnya, PT XYZ membutuhkan kapur tohor sebagai bahan pendukung dalam proses pembuatan gula pasir. Permasalahan yang terjadi adalah adanya kelebihan persediaan kapur tohor dalam jumlah yang besar dan adanya frekuensi kedatangan yang cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan ketidakefisienan biaya. Metode just in time (JIT) adalah salah satu yang tepat digunakan dalam membantu menilai efisiensi biaya dalam proses pengadaan bahan pendukung hingga jumlah pemakaiannya. Tujuan dari penelitian adalah untuk meminimalisir potensi pemborosan biaya pada bahan pendukung yaitu kapur dengan metode Just in Time (JIT). Hasil penelitian menunjukkan frekuensi pemesanan dalam satu bulan tepatnya pada bulan Mei 2023 berkurang menjadi 17 kali dalam sebulan dan frekuensi pengiriman menjadi 3 kali dalam satu minggu. Dengan mengadopsi metode JIT, perusahaan berhasil menghemat 14,75% dari total biaya persediaan mereka. Ini setara dengan pengurangan biaya sebesar Rp. 2.851.107,00, menurunkan total biaya persediaan menjadi Rp. 16.466.693,00.
Copyrights © 2025