CJPP
Vol. 6 No. 2 (2019)

Menikah Tanpa Keturunan: Masalah Psikologis yang Dialami Perempuan Menikah Tanpa Anak dan Strategi Coping dalam Mengatasinya

SHELVY SUSANTI (Unknown)
NURCHAYATI (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 May 2019

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah psikologis yang dialami perempuan menikah tanpa anak dan strategi coping dalam mengatasinya. Peneliti menggunakan metode riset kualitatif berpendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini yaitu dua perempuan menikah yang tidak memiliki anak. Data dikumpulkan dengan wawancara. Riset ini membuahkan tiga temuan. Pertama, ketidahadiran anak dalam pernikahan membuat perempuan mengalami kesedihan dan penyesalan. Mereka juga merasa bosan, kesepian, berbeda dari orang lain, iri pada orang lain yang punya anak, dan tertekan ketika suami minta menikah dengan perempuan lain. Kedua, ketidakhadiran anak dalam perkawinan dapat menimbulkan konflik dengan pasangan, masalah sosial, dan masalah psikologis seperti social concern, relationship concern, need of parenthood, dan rejection of child-free lifestyle. Ketiga, perempuan yang tidak punya anak dalam pernikahannya menggunakan problem-focused coping dan emotion-focused coping, yang berfokus pada upaya memecahkan masalah dan menanggulangi emosi negatif yang dihadapi. Kata Kunci: pernikahan tanpa anak, perempuan menikah tanpa anak, Indonesia, masalah psikologis, strategi coping

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

character

Publisher

Subject

Education Public Health Social Sciences

Description

Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas ...