Efikasi diri, yang merujuk pada keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk mengendalikan dan mempengaruhi peristiwa yang mempengaruhi hidupnya, dianggap sebagai faktor penting dalam upaya pemulihan dari kecanduan narkoba. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi penyintas narkoba mengenai kemampuan mereka dalam menghadapi situasi yang berpotensi memicu relapse. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sejumlah partisipan yang telah berhasil keluar dari ketergantungan narkoba selama minimal satu tahun. Analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari narasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri yang tinggi pada penyintas narkoba berperan signifikan dalam mencegah terjadinya relapse.
Copyrights © 2024