ABSTRAKLatar Belakang: Adanya stigma sosial yang diberikan oleh masyarakat kepada penyintas COVID-19 akan cenderung bersikap menjauh dan tidak mau terlibat kontak dengan mereka. Dampak kecemasan apabila tidak ditangani, dapat berpengaruh untuk sistem kardiovaskular dan kesehatan jantung. Kecemasan meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang yang sehat. Gangguan kecemasan bisa berdampak pada sistem kekebalan. Kecemasan pada penyintas covid 19 sangat menarik diteliti karena reaksi kecemasan akan berbeda pada setiap individu. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu melihat fenomena yang ada secara mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua perawat yang bekerja di RS Mardi Rahayu Kudus sekaligus penyintas covid Juni-Agustus 2021 sebanyak 83 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 69 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil Penelitian: mayoritas responden memiliki kecemasan sedang yaitu sebanyak 33 orang (47,8%), yang memiliki kecemasan ringan sebanyak 29 orang (42%), yang memiliki kecemasan berat sebanyak 4 orang (5,8%) dan yang memiliki kecemasan normal yaitu sebanyak 3 orang (4,3%). Kesimpulan: mayoritas responden memiliki kecemasan sedang yaitu sebanyak 33 orang (47,8%). Kata Kunci: Kecemasan, Penyintas, Covid 19
Copyrights © 2023