Kecanduan game online sudah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai International Statistical Classification of Diesease (ICD) yang digolongkan sebagai penyakit gangguan mental. Dampak negatif dari game online adalah membuat penggunanya asik dengan kesibukan mereka dan mengurangi interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan interaksi sosial. Jenis penelitian ini menggunakan Crossectional dengan metode Accidental Sampling dengan jumlah sampel 112 remaja di kelurahan cipedak Jakarta Selatan. Instrumen yang digunakan adalah Game Addiction Scale (GAS) dan Social Skills Inventory (SSI). Analisis data menggunakam uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kecanduan game online dengan interaksi sosial (p value = 0.004). Remaja diharapkan dapat mengatur waktu bermain game online sehingga tidak mengalami masalah dengan lingkungan dan teman sebaya. Kata Kunci: Interaksi Sosial, Kecanduan Game Online, Remaja
Copyrights © 2021