Articles
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN POTENSIAL PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA DENGAN PENDEKATAN MODEL HEALTH PROMOTION DI KELURAHAN KATULAMPA BOGOR TIMUR
Novianti, Evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2269.773 KB)
Upaya kesehatan remaja di masyarakat masih bersifat fisik, sedangkan upaya kesehatan psikologi seperti stimulasi perkembangan remaja belum terlihat. Tujuannya mendesiminasikan hasil tentang upaya Health Promotion di masyarakat bagi pembentukan identitas diri remaja lewat terapi spesialis keperawatan jiwa. Terapi spesialis keperawatan jiwa membantu mencegah masalah kesehatan, mendidik dan mengembangkan potensi kelompok remaja. Namun dengan karakteristik dan masalah anggota yang berbeda, diperlukan terapi tambahan sesuai dengan masalah yang tengah dihadapi oleh remaja. Remaja dengan kesulitan bersikap asertif diberikan tambahan terapi Assertiveness Training, remaja yang kurang mampu berkenalan & berkomunikasi diberi tambahan terapi Social Skill Training dan remaja yang tidak sedang memiliki masalah keduanya tapi membutuhkan wadah untuk saling mendukung, dibentuk lah Self Help Group. Analisa dilakukan dengan menggunakan pendekatan model konsep Health Promotion dari Nola J.Pender. Hasil penulisan ini adalah Terapi kelompok terapeutik direkomendasikan untuk dilakukan pada tatanan pelayanan kesehatan di masyarakat sebagai bentuk pelayanan kesehatan jiwa promotif bagi remaja di masyarakat
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG JAJANAN DENGAN PEMILIHAN JAJANAN UNTUK ANAK USIA TODLER DI RW 13 KELURAHAN JATISAMPURNA BEKASI TAHU 2012
Marcelina, Lina Ayu;
Herlina, Herlina;
Maulina, Maulina;
novianti, evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.77 KB)
Pada usia todler, anak belum memiliki kemampuan untuk menentukan jajanan mana yang baik untuk mereka sehingga peranan ibu sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu tentang jajanan dengan pemilihan jajanan untuk anak usia todler. Sampel total sampling sebanyak 42 ibu. Makanan jajanan merupakan makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang dan dapat langsung dimakan tanpa pengolahan lebih lanjut. Pemilihan jajanan ibu dibagi menjadi jajanan sehat dan tidak sehat dan untuk mengidentifikasi digunakan kuisioner yang diisi oleh responden. Hasil penelitian sebagian besar responden berusia > 32 tahun, memiliki pendidikan menengah ke atas, tidak bekerja, membeli jajanan di minimarket, memiliki pengetahuan tinggi dan memilih jajanan sehat. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara usia ibu dengan pemilihan jajanan (P 0.209dan OR 0.338),terdapat hubungan antara pendidikan ibu (P 0.020 dan OR 7.000), pekerjaan ibu (P 0.031 dan OR 5.909) dan pengetahuan ibu tentang jajanan (P 0.017 dan OR 6.000) dengan pemilihan jajanan. Orang tua diharapkan lebih aktif dalam mencari informasi makanan jajanan yang sehat sehingga bisa diterapkan saat memilih jajanan untuk anak.
Upaya Promotif dan Preventif Kesehatan Jiwa melalui Deteksi Dini Berbasis Web
Novianti, Evin;
Tobing, Duma Lumban;
Wibisono, Bayu
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.148 KB)
|
DOI: 10.26714/jkj.8.1.2020.69-74
Kader merupakan tenaga potensial di masyarakat yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan jiwa masyarkat. Perberdayaan kader kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan deteksi dini berbasis web agar kader memiliki pemahaman tentang masalah kesehatan jiwa, mendeteksi dini ganggguan jiwa dan melakukan rujukan puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pelatihan deteksi dini berbasis web dalam upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa. Desain Quasi experiment pre and post test without control group” dengan intervensi pelatihan deteksi dini berbasis web digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 18 orang kader kesehatan yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan deteksi dini berbasis web terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor dengan menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kemampuan kognitif dan psikomotor yang signifikan p value 0,000 (p < 0,05). Salah satu upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa dapat dilakukan melaui deteksi dini berbasis web. Kata kunci: deteksi dini, kader, kesehatan jiwa PROMOTIVE AND PREVENTIVE EFFORTS FOR MENTAL HEALTH THROUGH WEB-BASED DETECTION EARLY ABSTRACTCadres are potential workers in the community who have an important role in improving the mental health of the community. Empowerment of mental health cadres can be done by providing web-based early detection training so that cadres have an understanding of mental health problems, early detection of mental disorders and make a referral of health centers. This study aims to analyze the effectiveness of web-based early detection training in mental health promotion and prevention efforts. Quasi-experiment design pre and post-test without control group "with a web-based early detection training intervention used in this study. The sample of this study consisted of 18 health cadres taken using a purposive sampling technique. Data analysis was performed by comparing data before and after getting web-based early detection training on cognitive and psychomotor abilities using a paired t-test statistical test.The results showed a significant change in cognitive and psychomotor abilities, p-value 0,000 (p <0.05. One of the promotive and preventive efforts of mental health can be done through web-based early detection. Keywords: early detection, cadres, mental health
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN POTENSIAL PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA DENGAN PENDEKATAN MODEL HEALTH PROMOTION DI KELURAHAN KATULAMPA BOGOR TIMUR
Novianti, Evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52020/jkwgi.v1i0.835
Upaya kesehatan remaja di masyarakat masih bersifat fisik, sedangkan upaya kesehatan psikologi seperti stimulasi perkembangan remaja belum terlihat. Tujuannya mendesiminasikan hasil tentang upaya Health Promotion di masyarakat bagi pembentukan identitas diri remaja lewat terapi spesialis keperawatan jiwa. Terapi spesialis keperawatan jiwa membantu mencegah masalah kesehatan, mendidik dan mengembangkan potensi kelompok remaja. Namun dengan karakteristik dan masalah anggota yang berbeda, diperlukan terapi tambahan sesuai dengan masalah yang tengah dihadapi oleh remaja. Remaja dengan kesulitan bersikap asertif diberikan tambahan terapi Assertiveness Training, remaja yang kurang mampu berkenalan & berkomunikasi diberi tambahan terapi Social Skill Training dan remaja yang tidak sedang memiliki masalah keduanya tapi membutuhkan wadah untuk saling mendukung, dibentuk lah Self Help Group. Analisa dilakukan dengan menggunakan pendekatan model konsep Health Promotion dari Nola J.Pender. Hasil penulisan ini adalah Terapi kelompok terapeutik direkomendasikan untuk dilakukan pada tatanan pelayanan kesehatan di masyarakat sebagai bentuk pelayanan kesehatan jiwa promotif bagi remaja di masyarakat
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG JAJANAN DENGAN PEMILIHAN JAJANAN UNTUK ANAK USIA TODLER DI RW 13 KELURAHAN JATISAMPURNA BEKASI TAHU 2012
Marcelina, Lina Ayu;
Herlina, Herlina;
Maulina, Maulina;
novianti, evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52020/jkwgi.v1i0.840
Pada usia todler, anak belum memiliki kemampuan untuk menentukan jajanan mana yang baik untuk mereka sehingga peranan ibu sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu tentang jajanan dengan pemilihan jajanan untuk anak usia todler. Sampel total sampling sebanyak 42 ibu. Makanan jajanan merupakan makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang dan dapat langsung dimakan tanpa pengolahan lebih lanjut. Pemilihan jajanan ibu dibagi menjadi jajanan sehat dan tidak sehat dan untuk mengidentifikasi digunakan kuisioner yang diisi oleh responden. Hasil penelitian sebagian besar responden berusia > 32 tahun, memiliki pendidikan menengah ke atas, tidak bekerja, membeli jajanan di minimarket, memiliki pengetahuan tinggi dan memilih jajanan sehat. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara usia ibu dengan pemilihan jajanan (P 0.209dan OR 0.338),terdapat hubungan antara pendidikan ibu (P 0.020 dan OR 7.000), pekerjaan ibu (P 0.031 dan OR 5.909) dan pengetahuan ibu tentang jajanan (P 0.017 dan OR 6.000) dengan pemilihan jajanan. Orang tua diharapkan lebih aktif dalam mencari informasi makanan jajanan yang sehat sehingga bisa diterapkan saat memilih jajanan untuk anak.
Sekolah Sahabat Gawai: Pendampingan Kegiatan Belajar dari Rumah untuk Menjaga Kesehatan Siswa SMP Islam Dian Didaktika
Nurfitri Bustamam;
Duma Lumban Tobing;
Evin Novianti
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Pelayanan dan Pengadian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52643/pamas.v5i2.998
In the Academic Year 2020/2021 learning face-to-face for school students in most parts of Indonesia is prohibited to prevent the spread of coronavirus disease (COVID)-19. Instead, a school from home (SFH) is implemented. As a result, the use of gadgets by school students increases not only for learning activities, but also for communication, entertainment/recreation, and socializing. Excessive use of the gadget will increase the risk of developing health problems both physically and mentally. Based on this, the school collaborated with a team from the Faculty of Medicine and the Faculty of Health Sciences Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta to carry out community service activities with the theme "School of Gadget-Friendly.” This activity aimed to 1) Increase students' knowledge of health problems both physically and mentally due to excessive use of gadgets and 2) Students implement efforts to prevent/reduce the risk of health problems when they are using gadgets. Partners of this activity were students of Islamic Junior High School Dian Didaktika grades 8 and 9. Education to students by the team was carried out from the school studio using google meet. Before and after education, students were given a pre & post-test to measure the level of knowledge. A week later the students were asked to fill out a checklist related to their activities using the gadget. School teachers were also asked for their opinions regarding the activity. The results of this activity were an increase in students' knowledge regarding the use of gadgets and most students have made any efforts to stay healthy when using gadgets during SFH. The school teacher argued that this community service activity was a provision for students to be able to use gadgets wisely so that they remained healthy during SFH.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Ibu Mengelola Emosi Anak Usia Sekolah Melalui Terapi Kelompok Assertiveness Training
Evin Novianti;
Budi Anna Keliat;
Tuti Nuraini;
Herni Susanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 2 (2012): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.7454/jki.v15i2.35
Anak usia sekolah yang belum mampu mengolah masalahnya dengan tepat, rentan berperilaku emosional. Tujuan penelitianmemperoleh gambaran pengaruh terapi kelompok Assertiveness Training (AT) terhadap kemampuan komunikasi ibu mengelolaemosi anak usia sekolah. Sampel pada kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 32 orang. Hasil penelitianmemperlihatkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi asertif ibu pada kelompok yang mendapat AT meningkat secarabermakna (p< 0,05; α= 0,05). Pada kelompook ibu yang tidak mendapat AT, kemampuan komunikasi ibu menurun secarabermakna (p< 0,05; α= 0,05). Kemampuan anak mengelola emosi meningkat bermakna (p< 0,05; α= 0,05) yang ibunya mengikutiAT, sedangkan pada kelompok yang ibunya tidak mendapat AT menurun bermakna (p< 0,05; α= 0,05). Terapi inidirekomendasikan pada pelayanan kesehatan di masyarakat khususnya anak usia sekolah.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER KESEHATAN JIWA
Evin Novianti;
Duma Lumban Tobing
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.286 KB)
ABSTRAKMasalah kesehatan jiwa masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata, banyakkasus-kasus gangguan kejiwaan yang luput dari perhatian keluarga. Untuk itu, perludiciptakan kondisi wilayah yang siaga terhadap kesehatan jiwa warganya. Perluadanya keterlibatan masyarakat desa setempat dalam upaya mencapai tujuan. Strategipemberdayaan masyarakat bermanfaat untuk mengidentifikasi, mengatasi masalahkesehatan jiwa dan mempertahankan kesehatan jiwa di wilayahnya. Pemberdayaanmasyarakat merupakan proses pengembangan potensi baik pengetahuan maupunketerampilan masyarakat sehingga mereka mampu mengontrol diri dan terlibat dalammemenuhi kebutuhan mereka sendiri. Tujuan pelaksanaan program ini adalahmembentuk Kader Kesehatan Jiwa di masing-masing RW (KKJ) denganmengintegrasikan program kesehatan di Puskesmas Grogol Kelurahan Limo Depok.Tujuan kedua adalah meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dinimasalah kesehatan jiwa di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputipelatihan kader yang telah ada yaitu kader posbindu tentang kesehatan jiwa sesuaiusia, pelatihan melakukan deteksi dini, pelatihan melakukan buku pedoman KKJ danbuku deteksi dini kesehaan jiwa. Hasil abdimas menunjukkan peningkatankemampuan komunikasi orang tua dilihat dari pengetahuan, sikap, dan psikomotoribu. Terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diberikan materi rata-ratapeningkatan sebesar 14,72%.
Kepuasan Klien Dengan Komunikasi Terapeutik Perawat Rumah Sakit Kepolisian Pusat Raden Said Soekanto
Muhammad Fandizal;
Duma Lumban Tobing;
Evin Novianti
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jkm.v5i1.4602
Objective: to identify Relationship between attitude and therapeutic communication techniques with the level of client satisfaction.Methods: This article use Cross-sectional study design from descriptive-analytic research type. The measuring instrument uses 25 questionnaires. The number of samples in this study was 209 clients from a total of 442 clients. Data analysis using Chi-Square and Gamma Test.Results: Â The level of client satisfaction with nurses' therapeutic communication techniques and attitudes was 53.10%. A positive attitude of nurses in therapeutic communication 64.6% of clients expressed satisfaction, while 65.2% of clients were satisfied with good techniques in nurse therapeutic communication. There is a Relationship between Attitudes and Therapeutic Communication Techniques with Client Satisfaction Levels with Ï 0,001 and 0,000.Conclusion: Â There is a significant and strong enough relationship between attitude and techniques therapeutic communication with the level of client satisfaction.
Pemberdayaan Kelompok Remaja dalam Pencegahan Perilaku Bullying di SMA X Baros Serang Banten
Evin Novianti;
Duma Lumban Tobing
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.997 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v3i2.458
Bullying merupakan perilaku agresif yang mengakibatkan tekanan pada pihak yang lebih lemah sehingga korban tidak mampu untuk membela dan mempertahankan dirinya. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah bukan sekedar tindakan yang dilakukan, tetapi dampak tindakan tersebut bagi korban. Bullying dapat mengubah suasana sekolah yang awalnya menyenangkan, belajar sambil berteman, menjadi menakutkan bahkan mimpi buruk. perilaku bullying memiliki dampak negatif di segala aspek kehidupan. Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja akan dampak bullying dan cara pencegahannya. Program ini membantu remaja mencegah bullying serta mengatisipasi dampak lanjutan dari bullying sehingga terciptalah suasana akademik yang nyaman di sekolah. Metode pelaksanaan adalah dengan sosialisasi tentang bullying, dampak dan cara pencegahan kepada kelompok siswa SMAN X Baros. Melaui diskusi, melatih komunikasi asertif remaja ketika remaja berada di situasi sulit yaitu bullying. Telah terbentuk profil kelompok remaja tangguh di SMAN X Baros dengan motto “Kami Penerus Bangsa Siap Berkarya, SMAN X Baros Bebas Bully!!”. Remaja berkomitmen untuk selalu menjaga sekolah mereka dari bullying. Terdapat perbedaan pemahaman akan bullying sebelum dan sesudah sosialisi, meningkat 5 point dengan p-value 0,000. Meningkatnya kemampuan remaja untuk mengatasi bullying dapat melahirkan duta antibullying sehingga sekolah menjadi tempat yang nyaman dan kondusif.