Indonesia, dengan lebih dari 17.500 pulau dan luas wilayah mencapai 1.905 juta km², menghadapi tantangan logistik yang kompleks, terutama di daerah terpencil seperti Kota Fakfak, Papua Barat. Disparitas ekonomi dan tingginya biaya distribusi menjadi kendala utama dalam akses barang konsumen dari platform e-commerce. Munculnya layanan jasa titip (Jastip) memberikan alternatif pengiriman yang lebih terjangkau, tetapi manajemen dan pengelolaan barang masih dilakukan secara manual, menyebabkan masalah seperti pencatatan yang tidak efisien dan kesalahan pengiriman. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi layanan Jastip berbasis web, yang bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen barang, meminimalkan kesalahan, dan memberikan transparansi dalam proses pengiriman. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik jasa titip dapat melacak dan mengelola barang secara lebih efisien, serta memberikan kemampuan kepada konsumen untuk memantau status pengiriman mereka. Harapan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mendukung aksesibilitas di daerah terpencil, menjadikan teknologi sebagai jembatan untuk mengatasi kesenjangan layanan logistic khususnya di kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat
Copyrights © 2024