Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM industri gerabah di Desa Pejaten, Bali, dalam manajemen keuangan, pemasaran digital, dan tata kelola perusahaan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan interaktif, observasi langsung, dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait pembukuan sederhana (50%), penerapan kebijakan tata kelola (75%), dan interaksi pemasaran digital (25%). Selain itu, penjualan melalui platform digital meningkat sebesar 15%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam mendukung transformasi digital. Kendati demikian, masih diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan implementasi dan konsistensi strategi. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan dan integrasi teknologi dapat memberikan dampak nyata pada pertumbuhan UMKM di era digital Training on Bookkeeping and Digital Marketing for MSMEs in the Pottery Industry of Pejaten Village, Kediri District, Tabanan, Bali This training and mentoring program aims to enhance the capacity of MSMEs in the pottery industry in Pejaten Village, Bali, focusing on financial management, digital marketing, and corporate governance. The implementation methods included interactive training, direct observation, and tailored mentoring sessions. The results showed significant improvements in participants' understanding of basic bookkeeping (50%), implementation of governance policies (75%), and digital marketing engagement (25%). Additionally, online sales increased by 15%, demonstrating the effectiveness of the training in supporting digital transformation. However, ongoing support is required to ensure consistent implementation and sustainability of strategies. These findings confirm that a needs-based approach and technology integration can have a tangible impact on the growth of MSMEs in the digital era.
Copyrights © 2024