Urgensi terhadap penggunaan bahasa Arab bagi peradaban masa kini,menyebabkan masyarakat non Arab beranggapan bahwa mempelajari bahasaArab menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa dihindarkan khususnya untukkaum muslim. Mengesampingkan fungsi lingkungan yang menerapkanpenggunaan bahasa Arab sebagai kebanggaan dan aset suatu badan institusipendidikan terkait, namun juga berfungsi sebagai motivasi dan sumber belajarpeserta didik. Peneliti menyusun artikel ini dengan tujuan untuk membuktikanbahwa lingkungan bahasa yang terbentuk secara baik dapat dijadikan sebagaistrategi dan penentu dalam keterampilan belajar bahasa Arab. Metode penelitianyang dipergunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif disusun denganmenggunakan studi pustaka, dimana observasi melalui media online denganmenjadikan sumber literasi berupa buku dan jurnal sangat diperlukan gunamemperoleh informasi-informasi valid dan relevan terkait permasalahan utamayang akan dijabarkan. Hasil temuan menunjukkan bahwa mengembangkan bahanajar bahasa Arab bagi peserta didik berlandaskan pada lingkungan dapatmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pelajar dalammenulis, membava, berbicara, maupun menyimak bahasa Arab, walaupun padafaktanya setiap manusia dianugerahi oleh perangkat akuisisi natural LAD(Language Acquisition Device) yang memudahkan manusia untuk berbahasa,kemahiran tersebut juga ditentukan oleh kondisi lingkungan sekitar setiap pelajar.
Copyrights © 2022