Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk strategi kesantunan dalam interaksi pembawa acara dan narasumber dalam siniar pada kanal YouTube Raditya Dika pada episode “Cantik + Pintar + Prestasi = Xaviera” dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peserta tutur dalam memilih bentuk strategi kesantunan tersebut berdasarkan teori strategi kesantunan menurut Brown dan Levinson. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik simak dan catat pada tuturan pembawa acara dan narasumber dalam siniar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk strategi kesantunan yang digunakan, antara lain bald on record, kesantunan positif, dan kesantunan negatif. Strategi kesantunan positif dominan digunakan dalam interaksi siniar ini yang menunjukkan bahwa pembawa acara dan narasumber menyadari bahwa situasi informal dan santai dalam siniar memberikan peluang untuk membangun hubungan yang akrab, menghindari kecanggungan, dan menciptakan kenyamanan agar interaksi dapat berjalan lancar tanpa mengancam muka mitra tutur. Sementara itu, strategi off record hampir tidak ditemukan karena ragam siniar yang informal. Penggunaan strategi-strategi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor: kekuasaan, jarak sosial, tingkat pembebanan, tujuan komunikasi, sensitivitas tema, serta desain dan gaya penyajian siniar. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan memiliki peranan penting dalam interaksi siniar. Meskipun siniar dikemas secara informal, pembawa acara dan narasumber tetap memperhatikan prinsip kesantunan untuk menciptakan kenyamanan, menghindari ancaman muka, dan menjaga kelancaran komunikasi.
Copyrights © 2025