Pendidikan lingkungan masih sering terabaikan dalam pembelajaran sastra, padahal karya sastra dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan nilai ekologis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pendidikan lingkungan, sastra lingkungan dan SDGs dalam cerita rakyat Madura Ki Ageng Tarub. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data utama cerita rakyat Madura Ki Ageng Tarub, dikumpulkan melalui teknik simak catat. Analisis menggunakan teori sistem terbuka, organisasi selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Hasil penelitian cerita ini mengandung pesan konservasi lingkungan dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui penghijauan. Selain itu, mencerminkan sastra lingkungan hubungan manusia dengan alam disimbolkan melalui reboisasi, perlindungan flora dan fauna, serta kelestarian air. Cerita ini memiliki tujuan berkelanjutan seperti SDG 3, SDG 6, SDG 8, SDG 13, dan SDG 15..
Copyrights © 2025