Wisatawan memiliki banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk berwisata di Sungai Pisang dan pulau-pulau di sekitarnya. Aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling adalah daya tarik utama Sungai Pisang. Memahami interaksi antara wisatawan dan komunitas nelayan guna bagaimana perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat nelayan di Sungai Pisang yang disebabkan oleh munculnya kegiatan wisata bahari yang ada di sungai pisang. Metode penelitian dalam penelitian ini akan disesuaikan dengan tujuan untuk menganalisis mengenai bagaimana Wisata Bahari Merusak Prilaku Sosial Budaya dalam Masyarakat Nelayan di Sungai Pisang. Metode penelitian kualitatif peneliti anggap tepat digunakan karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan sebuah data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna dengan prosedur perolehan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada umumnya masyarakat merasakan dampak positif dari perkembangan sektor pariwisata, terutama dalam hal peningkatan perekonomian. Pariwisata menciptakan peluang tambahan bagi mereka, seperti menjual hasil tangkapan langsung kepada wisatawan atau bahkan menjadi pemandu wisata bahari, seperti penyewaan perahu atau jasa transportasi laut. Akan tetapi ada juga kekhawatiran bahwa semakin berkembangnya pariwisata bisa meminggirkan mata pencaharian nelayan tradisional dan mempengaruhi budaya yang ada dikehidupan masyarakat nelayan.
Copyrights © 2024