kenakalan remaja sekarang ini sangat memprihatikan sehingga harus mendapat tindakan yang tegas untuk segera diselesaikan. Mengingat bahwa masa remaja yang sangat potensial untuk berkembang kearah positif maupun negatif maka intervensi edukatif dalam bentuk pendidikan, bimbingan, maupun pengarahan sangat diperlukan, untuk mengarahkan perkembangan potensi remaja tersebut agar berkembang kearah yang positif dan produktif. Untuk itu peran guru akidah akhlak sangat diperlukan untuk menanggulangi kenakalan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk kenakalan siswa di MA. Syekh Sulaiman Baqi Hutapungkut Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal antara lain membolos, memalsukan surat izin, ribut di kelas saat pelajaran, cara berpakaian yang tidak sesuai dengan ketentuan, tidak mengerjakan tugas, terlambat ke sekolah, merokok, membawa HP ke sekolah dan berkelahi. Upaya yang dilakukan guru akidah akhlak dalam menanggulangi kenakalan siswa yaitu dengan upaya preventif, upaya represif dan upaya kuratif. Dalam tindakan preventif ini guru senantiasa membimbing dan mengarahkan kepada perilaku yang baik berakhlakul karimah moralitas juga berusaha memberikan contoh sikap yang baik, sehingga dapat dijadikan panutan bagi siswa contohnya berpakaian sopan, datang ke sekolah tepat waktu, disiblin, dan santun dalam berbicara. Pada tindakan represif dilakukan dengan memberi sanksi atau hukuman bagi siswa yang melakukan pelanggaran misalnya memberi hukuman menghafal surah- surah pendek dan menghafalnya. Sedangkan pada tindakan kuratif dilakukan melalui tindak lanjut guru dan hubungan komunikasi antara sekolah dengan orang tua siswa.Kata kunci: upaya guru akidah akhlak, kenakalan, siswa
Copyrights © 2023