Industri halal telah berkembang pesat di berbagai sektor, termasuk makanan, kosmetik, farmasi, dan pariwisata. Untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing industri ini, diperlukan pilar-pilar pendukung yang mencakup regulasi, sertifikasi, inovasi, serta infrastruktur pendukung. Regulasi yang jelas dan sertifikasi halal yang kredibel menjadi elemen utama dalam membangun kepercayaan konsumen. Inovasi dalam teknologi produksi dan distribusi turut berperan dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produk halal. Industri halal memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk menyajikan pilar-pilar yang mendukung industri halal di Indonesia. Pilar-pilar industri halal mencakup berbagai aspek yang saling berhubungan untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam seluruh rantai pasokan dan produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber jurnal terkait. Hasil penelitian mengemukakan bahwa pilar pendukung industri halal meliputi yang pertama ialah pemerintah yaitu harus membantu penerapan ekosistem halal pada tingkat yang sesuai, dimana pemerintah dapat membantu finansial jaminan halal. Yang kedua ialah infrastruktur yaitu sebagai landasan ekosistem industri halal, infrastruktur merupakan bagian dari sektor logistik bahan baku dan rantai pasokan yang akan mendukung pertumbuhan berbagai industri. Yang ketiga ialah sumberdaya manusia (SDM), yaitu meningkatkan kesadaran akan kebijakan halal dan pentingnya jaminan halal di Indonesia dapat membantu meningkatkan dan memperkuat pilar SDM. Dan yang terakhir adalah pelayanan/service yaitu layanan berupa dukungan terhadap pelaku usaha halal khususnya UMKM juga harus diberikan.
Copyrights © 2024