Latar belakang : Hiperbilirubin merupakan kondisi yang biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir biasanya akanterlihat warna kuning pada bagian sklera atau bagian putih pada mata, dan juga pada kulit maupun bagian tubuhlainnya, hal ini disebabkan oleh penimbunan bilirubin yang berlebih dalam darah, lalu untuk mengatasi hal ini akandilakukannya fototerapi dengan sinar ultraviolet yang berfungsi menurun kan kadar bilirubin yang berlebih pada darahuntuk itu. Tujuan : dari penelitian ini untuk mendapat gambaran terhadap pengaruh yang akan terjadi sehingga dapatdi deskripsikan atau dijelaskan, data tersebut nantinya akan dijadikan beberapa klasifikasi agar lebih mudah untukdipahami untuk itu akan dilakukan penelitian terhadap subyek, dengan demikian beberapa sumber mengatakan bahwafototerapi memang benar sangat berguna dalam mengatasi hiperbilirubin pada bayi, selain itu asi pada ibu jugamemiliki pengaruh yang baik untuk bayi. Metode Desain : Literature review dengan pencarian melalui, googlescholar, Publish, Perish terdahap 5 jurnal dari tahun 2016 – 2021 dengan analisa PICOST : Dewi Surya dkk (2016),M Soleh Kosim dkk (2016), Amruta Pendse dkk (2016), Triana dan Amelia (2019), Alia dan Fareshteh (2019). Hasil :Dari 5 penelitian didapatkan hasil bahwa terjadinya penurunakan kadar bilirubin total saat dilakukannya fototerapipada bayi dengan hiperbilirubin dengan hasil rerata penurunan yang terjadi < 5 mg/dL. Kesimpulan : Dari kelimajurnal didapatkan hasil bahwa fototerapi dikatakan efektif dalam menurunkan kadar bilirubin total pada bayi yangmengalami hiperbilirubin
Copyrights © 2020