cover
Contact Name
Donny Richard Mataputun
Contact Email
donny.mataputun@gmail.com
Phone
+6285354712921
Journal Mail Official
lppmstikessumberwaras@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kyai Tapa No.1 Grogol Petamburan Jakarta Barat, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
ISSN : -     EISSN : 30324262     DOI : https://doi.org/10.63704/jksw.v6i2.64
Core Subject : Health,
Berisikan beragam penelitian dengan bidang ilmu kesehatan, termasuk didalamnya keperawatan, administrasi kesehatan dan bidang lainnya dalam lingkup kesehatan.
Articles 57 Documents
Pengaruh Tindakan Alih Baring Dan Masase Terhadap Penurunan Tingkat Luka Tekan Pada Pasien Tirah Baring Lama Esther Lenny Dorlan Marisi; Farha Salwa
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.1

Abstract

Latar belakang: Moore et al, (2019) mencatat, di Nederlands pravalensi pasien tirah baring lama yang terjadi luka tekan sebanyak 27,2%. Luka tekan merupakan rusaknya kulit dan jaringan yang disebabkan oleh tekanan yang lama berisiko infeksi bahkan sepsis yang akan berujung kematian. Tindakan yang dapat dilakukan yakni alih baring dan masase. Masase dan alih baring berguna mengatasi penekanan lama dan menurunkan tingkat luka tekan pada pasien. Tujuan: Didapatkan pengaruh tindakan alih baring dan masase terhadap penurunan tingkat luka tekan pada pasien tirah baring lama. Metode: Literature review dengan pencarian menggunakan Google Scholar. Analisa: menggunakan PICOST terhadap 7 penelitian, terdiri dari penelitian Lubis dan Saraswati (2018), Widodo, dkk (2017), Arianto, dkk (2021), Andani, dkk (2016), Melizah, dkk (2020), Badrujamaludin, dkk (2021), Najihah, dkk (2020). Hasil: prettest dan posttes terjadi penurunan tingkat luka tekan dari skala sangat tinggi dan skala tinggi saat pretest menjadi berada di skala sedang dan rendah saat posttest. Hasil uji statistik didapatkan p_value <0,05 dengan makna terdapat pengaruh tindakan alih baring dan masase terhadap penurunan tingkat luka tekan pada pasien tirah baring lama. Simpulan: Tindakan alih baring dan masase yang dilakukan setiap 2 jam sekali terbukti efektif dalam menurunkan tingkat luka tekan pada pasien tirah baring lama. Saran: Penelitian selanjutnya untuk ditelaah terkait penurunan tingkat luka tekan pada pasien tirah baring lama dengan menggunakan variabel independent yang berbeda.
Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Pada Ulkus Diabetikum Donny Richard Mataputun; Aulia Nurbani
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.2

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetikum merupakan kondisi luka mulai dari Superfical nekrosis kulit sehingga mengakibatkan kondisi luka dengan ketebalan yang dapat meluas ke jaringan lain, yang dialami penderita diabetes melitus. Luka diabetikum dapat diatasi dengan perawatan luka menggunakan Metode Moist Wound Healing untuk menjaga kelembapan pada permukaan luka agar tidak terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Tujuan: Menganalisa “Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressingan Dengan Metode Moist Wound Healing Pada Ulkus Diabetik” dari penelitian sebelumnya. Desain: Literature Review, Sumber Data: Pencarian menggunakan database Google Scholar, artikel dengan topik yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dari tahun 2016-2022. Rivew Metode: Pencarian artikel menggunakan PICOTS dengan seleki jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi dan eklusi sehingga menemukan jurnal yang dapat di rivew. Hasil: Literaturerivew dari artikel dari 7 artikel yang sudah terpilih. Karakteristik tersebut menunjukan pentingnya dalam melakukan perawatan luka pada penderita ulkus diabetic. Kesimpulan: secara keseluruhan adanya perbedaan karakteristik dalam jurnal menunjukan semuanya perawatan luka dengan metode Moist Wound Healing efektif terhadap penyembuhan luka, Saran: diaharapkan peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih banyak sumber maupun refrensi yang terkait dengan pearwatan luka agar hasil peneliti literature rivew jurnal lebih baik lagi.
Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Terhadap Pencegahan Kaki Diabetik Cicielia Ernawati Rahayu; Santika Putri
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.3

Abstract

Latar belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit kronis yang diakibatkan oleh pankreas yang tidak bisa memenuhi insulin cukup atau hormon yang mengatur glukosa dalam darah atau ketika tubuh tidak mampu memakai hasil insulin. Diabetes Self Management Education (DSME) merupakan edukasi berupa penyuluhan dalam memotivasi penderita DM dalam menjalani perawatan untuk penderita DM sehingga terhindar mengalami komplikasi contohnya kaki diabetik. Tujuan : Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi pengaruh DSME terhadap pencegahan kaki diabetik. Metode : Peneltiain ini mengguankan literature review melalui database online yaitu Google Scholar dengan rentang waktu 2017- 2022. Hasil : Studi literature dari 10 artikel yang sudah diidentifikasi menunjukkan bahwa DSME lebih efektif dalam pencegahan kaki diabetik dengan 4 sesi dibandingan edukasi konvensional lainnya (p value< 0,05). Kesimpulan: Pemberian DSME terbukti signifikan terhadap pencegah kejadian kaki diabetik.
Pengaruh Hypnotherapy (Guided Imagery) Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Pasca Pembedahan Karyatin; Fitriyani
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.4

Abstract

Latar Belakang : Pasca pembedahan merupakan kelanjutan dari perawatan praoperasi dan intraoperasi yang dimulai saat pasien diterima dan dirawat di ruang pemulihan/pasca operasi dan hingga akhirnya pasien melakukan pemeriksaan selanjutnya. Selama fase ini, fokus evaluasi meliputi efek agen anestesi dan pemantauan fungsi vital serta pencegahan komplikasi. Nyeri merupakan hal yang bersifat subjektif sehingga tidak ada individu di dunia yang dapat merasakan perasaan nyeri yang sama. Guided imagery merupakan terapi yang melibatkan indra penglihatan, sentuhan, pendengaran, rasa dan penciuman, dengan tujuan untuk membuat pasien merasa lebih tenang dan rileks. Tujuan : Dari Literature Review ini diharapkan peneliti mendapatkan gambaran tentang Pengaruh Guided Imagery terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode literature review , sumber data diperoleh dari pencarian menggunakan database google scholar yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan rentang tahun 2016-2022, dengan menggunakan kriteria inklusi. Hasil: Berdasarkan literature review dari 7 jurnal yang sudah didapat dan 3 jurnal tambahan, yang meneliti tentang pengaruh Guide Imagery terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan didapatkan hasil ada pengaruh guided imagery terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan dengan nilai tertinggi p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan pemaparan dari berbagai jurnal penelitian ilmiah dapat dinyatakan ada pengaruh Hypnotherapy guided imagery terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan.
Analisis Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea Dea Aprilya; Novi Ardiyanti
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.5

Abstract

Latar Belakang: Sectio Caesarea ialah suatu tindakan operasi dalam membentuk suatu terapi pengobatan, selain itu juga bisa menyebabkan suatu ancaman bagi integritas tubuh dan jiwa seseorang. Prevalensi tertinggi persalinan dengan menggunakan tindakan persalinan sectio caesarea terjadi pada DKI Jakarta yaitu mencapai 31,3%. Pasca operasi Sectio Caesarea pasien mengalami nyeri hebat dalam rentang waktu 2 jam, karena efek anastesi yang sudah mulai berkurang, untuk mengurangi nyeri tersebut dapat menggunakan metode relaksasi genggam jari, yaitu teknik sentuhan tangan serta teknik pernapasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri ibu post section caesarea. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Literature Review, sumber data yang diperoleh dari hasil pencarian menggunakan database google schoolar yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam rentang tahun 2016-2021, dengan menggunakan kriteria inklusi. Hasil: Setelah ditabulasi dan dianalisis dari ketujuh artikel secara keseluruhan menyatakan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri dengan hasil signifikan yaitu nilai p-value 0,000 <ɑ (0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh teknik relaksasi genggam jari. Kesimpulan: Pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intesitas nyeri pada ibu post sectio caesarea, dapat efektif diberikan dengan durasi 10-20 menit.
Efektivitas Balutan Wet-Dry Dengan Moist Wound Terhadap Penyembuhan Lukapada Pasien Ulkus Diabetikum Rini Rahmasari; Nabila Pratiwi
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.6

Abstract

Latar belakang: ulkus diabetikum terjadi karena distrusi jaringan kulit karena abnormalisasi saraf, serta ganggian pembuluh darah hingga menyebabkan amputasi. Ulkus dapat dicegah dengan melakukan intervensi sederhan dan perawatan luka yang tepat seperti pemberian balutan moist yaitu jenis debridemen yang terdiri dari kasa steril, cairan Nacl 0,9% serta pemberian salep topical yang seduai dengan jenis luka, selain itu perawatan luka moist harus dilakukan pada fase inflamasi. Tujuan: dari penelitian diharapkan peneliti mendapatkan gambaran tentang efektivitas teknik balutan wet-dry dengan moist wound terhadap penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Quasy Eksperimen. Sumber Data: data yang diperoleh dari hasil pencaharian menggunakan database Google Schoolar yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam rentang waktu 2016 – 2022. Hasil: berdasarkan Analisa dari 7 jurnal dilaporkan bahwa pemberian teknik balutan moist wound mengalami penyembuhan lebih cepat dibandingkan dengan pemberian teknik wet-dry. Kesimpulan: berdasarkan hasil uji statistic, dengan nilai antara 0,000 – 0,05 (<0,005), disimpulkan teknik balutan moist wound berpengaruh terhadap penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum.
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Penatalaksanaan ISPA Pada Balita Juairiah; Berliana Dwi Yulianti
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 4 No 1 (2022): Junal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v4i1.7

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi penyakit yang menyerang balita yang dapat terjadi di saluran napas dimana kebanyakan penyakit ini disebabkan oleh virus. Menurut World Lung Foundation mengemukakan bahwa penyakit ISPA menjadi penyebab utama kesakitan serta kematian akibat dari penyakit menular di dunia. Oleh karena itu perlu pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan ISPA pada balita. Tujuan : Untuk menganalisa pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan ibu tentang penalaksaan ISPA pada balita. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Sumber data: Diperoleh dari pencarian menggunakan database Google Scholar dengan publikasi penelitian yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dari tahun 2017-2022. Review Metode: Pencarian penelitian menggunakan PICOTS dengan keyward yang sesuai dengan penulisan. Artikel dipilih dengan seleksi penelitian yang dapat di review. Hasil: Literature Review dari tujuh penelitian yang sudah terpilih. Terdiri dari jurnal, didapatkan hasil yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang penalaksanaan ISPA pada balita dengan hasil uji statistic p-value <0.005. Kesimpulan: Ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan ISPA pada balita
Efektifitas Perubahan Posisi Terhadap Pencegahan Luka Tekan pada Pasien Stroke di Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Esther Lenny Dorlan Marisi; Hikmah Nurrojab
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v2i1.8

Abstract

Pasien stroke yang mengalami immobilisasi lama dapat terjadi luka tekan. Immobilisasi yang lama dapat menimbulkan berbagai dampak, baik dari segi fisik maupun psikologis,secara psikologis, imobilisasi dapat menyebabkan penurunan motivasi,kemunduran kemampuan dalam memecahkan masalah dan perubahan konsep diri. Immobilisasi lama dapat menyebabkan kerusakan pada sistem muskuloskeletal, sistem integumen, eliminasi urine, gastrointestinal,sistem kardiovaskuler, metabolisme. Maka penting bagi perawat untuk melakukan tindakan keperawatan yang dapat mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas perubahan posisi terhadap pencegahan luka tekan pada pasien stroke. Penelitian dilakukan terhadap kedua pasien sesuai kriteria dengan pendekatan deskritif analitik. Menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian setelah tindakan perubahan posisi pada kedua pasien tidak ditemukan tanda luka tekan. Perubahan posisi setiap 2 jam secara rutin terbukti bermanfaat dalam mencegah terjadinya luka tekan. Penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu tidak mengikutsertakan keluarga dalam mengobservasi hasil tindakan.
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Post Operasi Mayor Esther Lenny; Santika Putri
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v5i1.9

Abstract

Latar belakang: Pada pasien post op bedah mayor, perawatan luka post op merupakan hal yang sangat penting dilakukan agar luka post op terhindar dari infeksi bahkan kematian. Menurut WHO pada tahun 2018 terdapat sekitar 148 juta jiwa melakukan tindakan operasi mayor. banyak masyarakat yang telah melakukan tindakan operasi enggan untuk melakukan mobilisasi. Mobilisasi merupakan salah satu tindakan yang dilaksanakan setelah pasien kembali ke bangsal perawatan. Mobilisasi dapat memperlancar peredaran darah sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka post op mayor. Tujuan: dari literature review ini didapatkan pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post op mayor. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan literature review dengan desain pre eksperimental dan quasy eksperiment, pencarian menggunakan database google schoolar. Analisa menggunakan PICOST pada ketujuh penelitian, diantaranya adalah penelitian Yuliana, dkk (2021), Arif, dkk (2021), Widiantoro (2020), Fitri (2020), Eriyani, dkk (2018), Sunita, dkk (2020), Ragavan, dkk (2019). Hasil: terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka post op mayor. Simpulan: tindakan mobilisasi dini yang dilakukan pada pasien post mayor terbukti berpengaruh terhadap penyembuhan luka. Saran: peneliti menyarankan penelitian selanjutnya untuk ditelaah terkait penyembuhan luka post op mayor dengan menggunakan variable independent yang berbeda.
Efektivitas Daun Binahong Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Cicielia Ernawati Rahayu; Shafira Nurul Falah
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Akper Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63704/jksw.v2i1.10

Abstract

Proses yang terjadi pada persalinan normal dapat menyebabkan robekan perineum, perawatan luka perineum sering menggunakan daun binahong digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum dan mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi efektivitas daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas berdasarkan penelitian lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan pencarian data bersumber dari google scholar, mengkhususkan pada topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dari tahun 2016-2021. Penelitian ini menggunakan metode pencarian PICOST dengan keyword yang sesuai dengan penulisan. Hasil yang didapat bahwa dari literature review terpilihlah 9 jurnal yang berkaitan erat dengan topik penelitian. Selanjutnya dikategorikan menjadi 4 karakteristik perawatan luka perineum menggunakan daun binahong. Terdiri dari 6 jurnal menggunakan air rebusan daun binahong, 1 jurnal menggunakan salep daun binahong, 1 jurnal menggunakan ekstrak daun binahong (Dita, dkk., 2017), dan 1 jurnal menggunakan gel spray daun binahong. Dari jurnal-jurnal yang telah direview oleh penulis dalam study literature review tentang efektivitas daun binahong terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dapat disimpulkan bahwa perawatan luka perineum menggunakan bahan baku daun binahong berpengaruh dalam proses penyembuhan luka perineum pada ibu nifas.