Diskursus mengenai politik dan Islam sangat menarik untuk dibahas. Islam tidak menentang politik, begitu pula dalam berpolitik, nilai-nilai keislaman harus tetap dijaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran politik dan Islam dalam membangun semangat nasionalisme serta implikasinya dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membuka ruang bagi pendidikan agama Islam. Membangun semangat nasionalisme menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan saat ini, terutama melihat berbagai peristiwa di negara-negara lain yang terjadi akibat kurangnya pemahaman tentang pentingnya persatuan. Peneliti berpendapat bahwa terdapat tiga tahapan pendidikan yang berpengaruh terhadap semangat nasionalisme, yaitu peran keluarga, peran masyarakat, dan peran pendidikan. Dengan memberikan pendidikan agama Islam yang baik dan benar, diharapkan dapat membentuk akhlak mulia (al-Akhlaq al-Karimah), dengan keseimbangan akhlaq terpuji dan semangat nasionalisme yang baik akan menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
Copyrights © 2025