Latar Belakang: Salah satu metode kontrasepsi permanen yang kurang umum digunakan adalah implan. Implan adalah pilihan yang bagus dan efektif, karena tanpa memerlukan perhatian harian dan sangat sesuai bagi perempuan tidak dapat memperoleh asupan homon estrogen tambahan. Kontrasepsi implan memiliki keunggulan hingga 99%, dengan angka ketidakberhasilan hanya satu dari 100 wanita yang menggunakannya atau sekitar 0,05%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat wanita PUS akseptor KB dalam memilih implan sebagai alat kontrasepsi di Kelurahan Olak Kemang Tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 wanita pasangan usia subur. Pengambilan sampel dilakukan secara proportional random sampling, data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil: penelitian ini menemukan ada hubungan faktor pendidikan (p= 0,01), pekerjaan (p= 0,01), paritas (p= 0,01) pemberdayaan (p= 0,03) dan akses terhadap alat kontrasepsi (p= 0,01) terhadap minat penggunaan kontrasepsi implan. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan antara pendidikan, pekerjaan, paritas, pemberdayaan, dan akses terhadap alat kontrasepsi dengan minat penggunaan kontrasepsi implan di Kelurahan Olak Kemang Tahun 2024. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti faktor-faktor lain yang berhubungan dengan minat penggunaan kontrasepsi implan.
Copyrights © 2025