Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif orang tua terhadap pelaksanaan les membaca, menulis, dan berhitung (calistung) selama masa pandemi Covid-19 pada anak usia 5–6 tahun di RA Manik Kidz Surabaya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orang tua siswa kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua mendukung pelaksanaan les calistung karena khawatir anak tertinggal secara akademik dan memerlukan persiapan masuk SD. Namun, terdapat pula kekhawatiran terkait kesehatan anak selama pandemi. Hambatan utama yang dihadapi orang tua adalah kesulitan mendampingi anak belajar dari rumah, keterbatasan waktu, dan minimnya pemahaman teknologi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peran serta orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran calistung, terutama pada masa krisis seperti pandemi.
Copyrights © 2025