Danau Rawa Pening merupakan kawasan yang memiliki potensi alam sekaligus menghadapi permasalahan lingkungan, salah satunya adalah pertumbuhan eceng gondok yang masif. Meskipun sering dianggap sebagai gulma, eceng gondok memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti melalui produk kerajinan tangan bernilai jual tinggi. Sayangnya, kesadaran masyarakat terhadap isu ini masih rendah akibat minimnya media edukatif yang menarik dan komunikatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media informasi berupa buku photo story yang menyampaikan narasi visual mengenai pemanfaatan eceng gondok oleh masyarakat sekitar Danau Rawa Pening. Buku ini bertujuan untuk memberikan dampak positif dalam memperkenalkan pemanfaatan eceng gondok sebagai produk kreatif yang dapat meningkatkan perekonomian lokal dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif serta strategi linier dalam proses perancangannya. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan berbagai pihak terkait, termasuk pelaku UMKM dan instansi pemerintah. Hasil dari penelitian ini berupa buku photo story yang bertujuan untuk memberikan informasi dan kesadaran lingkungan serta mendukung potensi lokal secara kreatif dan edukatif. Target audiens dari media ini adalah remaja usia 18–27 tahun yang memiliki minat terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan media ini dapat menjadi sarana komunikasi visual yang efektif dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Copyrights © 2025