Journal of Community Mental Health and Public Policy
Vol. 7 No. 2 (2025): APRIL

SELF-HARM BEHAVIOR AMONG TEENAGER AND FATHER’S INVOLVEMENT IN PARENTING: A CROSS-SECTIONAL STUDY

Ismah, Zata (Unknown)
Sinaga, Haryanti (Unknown)
Despiana, Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2025

Abstract

Background: A meta-analysis conducted in 2019 reported that 22.1% of individuals engaged in self-harming behaviors, with 17% of these cases occurring among adolescents. However, empirical research examining the association between paternal involvement and adolescent self-harm remains limited, warranting further investigation. Purpose: This study aims to assess paternal role in relation to self harm. Methods: A cross-sectional study was conducted in Medan, Indonesia, involving a sample of 1,221 high school students. Data collection utilized the Self-Harm Inventory (SHI). Statistical analyses included proportion and central distribution tests, one-way ANOVA, and Pearson correlation. Results: The findings reveal a statistically significant association between paternal involvement and self-harm behavior. Adolescents experiencing fatherlessness were found to be 15.42 times more likely to engage in self-harming behavior compared to those with positively involved fathers. Furthermore, a negative correlation was observed between paternal involvement and self-harm scores, indicating that reduced paternal engagement is associated with higher levels of self-harming behavior among adolescents. Conclusion: The absence of a father figure or inadequate paternal involvement is significantly associated with increased self-harm behavior in adolescents. These findings underscore the need for targeted interventions, including psychotherapeutic support and active involvement of close family members, to mitigate self-harm among this vulnerable population. Abstrak Latar belakang: Dalam meta-analisis tahun 2019 melaporkan terdapat 22,1% orang melukai diri sendiri (Self-harm) dan 17% diantaranya dilakukan oleh remaja. Minimnya penelitian keterlibatan ayah dengan terjadinya Self-harm pada remaja, sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Tujuan: penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana peran ayah dalam hubungannya dengan Self-harm. Metode: desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini yang dilakukan di Kota Medan. dengan sampel yang ditentukan sebanyak 1,221 siswa menengah atas. Instrumen yang digunakan Self-harm Inventory (SHI). Analisis yang digunakan yaitu uji proporsi dan distribusi central, one-way ANOVA dan Pearson Correlation. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara fathering dengan Self-harm. Remaja yang mengalami fatherless akan berisiko 15,42 kali melakukan Self-harm pada dirinya dibandingkan ayah yang berperan positif. Juga ditemukan hasil korelasi negatif antara fathering dengan Self-harm, dimana semakin kurang peran ayah maka semakin tinggi skor perilaku self-harm remaja. Kesimpulan: Ketidakhadiran ayah berhubungan dengan terjadinya Self-harm pada remaja. Temuan ini menggarisbawahi perlunya dirumuskan intervensi, seperti dukungan psikoterapi dan keterlibatan aktif anggota keluarga terdekat, untuk mengurangi tindakan menyakiti diri sendiri didalam populasi rentan tersebut.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

cmhp

Publisher

Subject

Public Health Other

Description

The Journal of Community Mental Health and Public Policy focuses on the areas of community mental health and mental health care, addiction or substance abuse, including drugs, alcohol and smoking, mental health or addiction prevention, public policy about mental health and addiction and other ...