Suatu perusahaan sering kali mengalami kesulitan dalam pengendalian bahan baku, diantaranya adalahpersediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Untuk menghindari masalah tersebut perlu dibuatsuatu pemecahan masalah. Perencanaan kebutuhan material dimaksudkan agar dalam pelaksanaanpekerjaan, penggunaan material menjadi efisien dan efektif sehingga tidak terjadi masalah akibat tidaktersedianya material pada saat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan danmengendalikan bahan baku dan pemilihan supplier dengan metode Material Requirement Planning(MRP). Perencanaan kebutuhan bahan (Material Requirement Planning) adalah suatu metode untukmenentukan bahan-bahan atau komponen-komponen apa yang harus di buat atau di beli, berapa jumlahyang dibutuhkan dan kapan dibutuhkan. Hasil yang didapatkan dengan melakukan perhitungan denganmetode MRP, di dapatkan metode yang paling baik di pergunakan adalah metode Period Order Quantity(POQ) karena dari perhitungan metode Period Order Quantity didapatkan total biaya yang paling kecilyaitu sebesar Rp. 23.372.166,- . bila dibandingkan dengan perhitungan Lot For Lot yaitu sebesar Rp.28.567.200,- , dan perhitugan Economic Order Quantity yaitu sebesar Rp. 37.209.031,- . karena denganmetode POQ dapat meminimalkan biaya pesan dan biaya simpan sehingga total biaya yang dikeluarkankecil dibandingkan dengan metode EOQ dan L-F-L. sedangkan biaya terbesar adalah metode EOQ,karena pada perhitungan metode EOQ biaya pesan dan biaya simpan sangat besar.Kata Kunci : Perencanaan, Material Requirement Planning, Period Order Quantity, Economy OrderQuantity, Lot for lot.
Copyrights © 2016