Masalah gizi menimbulkan masalah pembangunan di masa yang akan datang dan berdampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia usia muda yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan bangsa, kebiasaan makan anak usia sekolah yang tidak baik tanpa memperhatikan kualitas dan kuantitas gizi akan makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kesehatan. Anak sekolah dasar pembangunan bangsa Indonesia, Peningkatan pengetahuan kesehatan anak usia sekolah tentang gizi diharapkan dapat menciptakan peserta didik yang sehat, cerdas dan berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi 65 siswa. Pengambilan sample dilakukan dengan tekhnik quota sampling diperoleh sample sebanyak 56 siswa. Variabel independennya adalah pengetahuan tentang gizi dan variable dependennya adalah kebiasaan makan. Data diperoleh melalui kuesioner, penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juni 2015 dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk table distribusi dan dianalisa secara statistik dengan SPSS uji Kendal Tau dengan tingkat kemaknaan t > 0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan anak usia sekolah di SDN Babat 1 Lamongan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disinpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Semakin baik pengetahuannya tentang gizi, maka kebiasaan makannya juga semakin baik. Artinya terjadi hubungan yang positif antara pengetahuan tentang gizi dengan kebiasaan makan. Kata Kunci : Pengetahuan tentang gizi, Kebiasaan makan
Copyrights © 2016