Toilet training merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar. Keberhasilan dalam pengajara toilet training pada anak membutuhkan persiapan baik secara fisik, psikologis maupun secara intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet training pada batita usia 1-3 tahun di BPM Ny. Hj Ni’mah Madzumi,S.St,M.Mkes Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai anak usia 1-3 tahun sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sampling jenuh yaitu 30 orang. Uji Analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu dalam melakukan pengajaran toilet training pada anak, sebagian besar berhasil sebanyak 18 orang (60%), dan sebagian kecil gagal dalam melakukan pengajaran toilet training sebanyak 12 orang (40%). Hasil uji chi square diperoleh nilai r = 0,029. Hal ini bermakna ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan keberhasilan toilet training pada batita usia 1-3 tahun di BPM Ny. Hj Ni’mah Madzumi,S.St,M.Mkes Desa Bawangan Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Dengan tingkat keeratan 0,437. Untuk itu di sarankan bagi para orang tua yang mempunyai anak batita agar lebih mempersiapkan fisik dan mental anak, serta memiliki kesabaran dalam memberikan contoh dan dukungan agar anak dapat melakukan toilet training secara mandiri. Kata kunci: pendidikan, toilet training
Copyrights © 2015