Self-management memainkan peran krusial dalam meningkatkan hasil kesehatan bagi pasien diabetes, namun dampaknya terhadap kualitas hidup belum sepenuhnya terungkap. Penelitian ini mengeksplorasi korelasi antara self-management dan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 melalui studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 54 pasien, dipilih secara acak sehingga dan ditetapkan sejumlah 35 pasien sebagai sampel, kemudian data dikumpulkan melalui wawancara serta kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji statistik spearman rank. Temuan menunjukkan hubungan signifikan antara self-management dan kualitas hidup. Pasien dengan self-management kurang cenderung memiliki kualitas hidup yang buruk (20,0%), sementara yang memiliki self-management cukup juga mengalami penurunan kualitas hidup (31,4%). Manajemen efektif diabetes dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam konteks diabetes mellitus tipe 2, peningkatan self-management berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas hidup. Pendidikan dan dukungan yang memadai penting untuk mengembangkan keterampilan self-management, sehingga perawat diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada pendidikan dan pelatihan self-management serta mempertimbangkan intervensi yang memperkuat self-efficacy pasien untuk hasil yang lebih positif.
Copyrights © 2024