Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan inovasi hijau terhadap kinerja bisnis pedagang kaki lima di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Inovasi hijau, yang mencakup eco-design, green manufacturing, green purchasing, green information system (GIS), dan kerjasama dengan pelanggan, diterapkan sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Metodologi penelitian menggunakan metode survei dengan teknik convenience sampling, melibatkan 30 pedagang kaki lima sebagai responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor inovasi hijau yang diuji, yaitu eco-design, green manufacturing, green purchasing, GIS, dan kerjasama dengan pelanggan, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pedagang kaki lima di Kecamatan Telagasari. Implementasi eco-design terbukti meningkatkan kinerja operasional dan keberlanjutan lingkungan. Green manufacturing mendukung efisiensi sumber daya dan daya saing pedagang. Green purchasing berkontribusi dalam pemilihan bahan baku dan produk yang ramah lingkungan, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok. GIS efektif dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi untuk praktik ramah lingkungan. Kerjasama dengan pelanggan juga berperan penting dalam memperkuat hubungan pelanggan dan mendukung keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi praktik-praktik green innovation dalam operasional bisnis pedagang kaki lima sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan jangka panjang. Dengan mengadopsi inovasi hijau, pedagang kaki lima tidak hanya dapat meningkatkan profitabilitas tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan.
Copyrights © 2024