Artikel ini mengeksplorasi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran sastra di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Kota Jambi dengan melibatkan 21 siswa, terdiri dari 14 siswi dan 7 siswa. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan analitis siswa dalam menghubungkan teks sastra dengan masalah-masalah global. Penelitian ini menunjukkan bahwa PBL, yang memadukan unsur literasi sastra, efektif dalam membantu siswa memahami masalah nyata melalui sudut pandang yang kritis dan kreatif. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa untuk mengevaluasi, menganalisis, dan menciptakan solusi terhadap permasalahan global.
Copyrights © 2024