Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN STRUKTURAL-SEMIOTIK NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO Manjato, Ajat -; Saputra, Ade Bayu
Lateralisasi Vol 8, No 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian   wujud  unsur-unsur intrinsik dalam novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo dan hubungan antara tanda dan acuannya yang berupa ikon, indeks, simbol novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo.   Penelitian ini menggunakan  metode  metode  deskriptif analisis, yang dilakukan dengan cara pendeskripsian fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Langkah kerja yang dilakukan peneliti untuk menganalisis data berupa unsur-unsur pada struktur novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo ini dengan memperhatikan  sistem  penandaan  yang  terdapat  pada  teks.  Dalam  proses   interpretasi struktur intrinsik penulis menggunakan instrumen pembantu berupa tabel. Sedangkan pengumpulan  data  mengenai  penandaan  dalam  novel  peneliti  menggunakan  instrumen berupa daftar cuplikan tanda semiotik dan tabel pembantu proses interpretasi penandaan. Hasil   penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   novel    Orang   Miskin   Dilarang   Sekolah mempunyai  alur  maju  dengan  lima  tahapan penceritaan. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Faisal, sedangkan tokoh-tokoh tambahan adalah Pambudi, Pepeng, Yudi, Yok Bek, Pak Cokro, dan Mat Karmin. Cerita ini mengambil latar tempat di area Gedong Sapi, rumah mewah Yok Bek, rumah Pambudi, Yudi dan Pepeng, dan SD Kartini. Latar waktu dalam cerita ini terjadi saat musim layang-layang, siang hari. Sedangkan  waktu penceritaannya adalah kurang lebih selama 1 tahun tahun. Latar sosial dalam novel ini adalah kebiasaan anak-anak  Kampung  Genteng  ketika  musim  layang-layang,   dan  novel ini juga dilatari adanya bentuk perbedaan kelas sosial. Wujud penandaan semiotik yang  terdapat   dalam novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah  meliputi  tanda  ikon,  indeks,  dan  simbol.  Di antara tanda  tersebut  yang paling dominan  digunakan  adalah tanda simbol  yang terdiri dari (32) kutipan, tanda ikon terdiri dari (25) kutipan,  dan tanda indeks terdiri dari (17) kutipan.  Penggunaan  tanda  semiotik  ini  memiliki  peranan  penting  dalam  mendukung makna keseluruhan yang sudah tersirat melalui analisis unsur-unsur intrinsik. Kata kunci:  Kajian Struktural-Semiotik,  Novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah, Wiwid Prasetyo
Pengaruh Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Dasar Negeri 90 Seluma Heny Friantary; Ade Bayu Saputra
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3760

Abstract

Abstract: The Influence of Vct Learning Model (Value Clarification Technique) on Learning Outcomes of Islamic Religious Education in Elementary School StudentsThe Influence of VCT Learning Model on Learning Outcomes of Islamic Religious Education Students at 90 Seluma Public Elementary Schools. The purpose of this study was to determine the effect of the Value Clarification Technique learning model on the learning outcomes of Islamic Religious Education students of the 90 Seluma Public Elementary School. The type of research is a quantitative research using quasi-experimental. This design uses to control and experimental groups. The data collection techniques used were observation, tests, and documentation. As a result, the use of the VCT learning model in the learning process greatly influences the learning outcomes of Seluma 90 Public Elementary School students. This can be seen from the tcount obtained is 5.248 while ttable = 2.042, then tcount is greater than ttable both at the 5% significance level, thus the working hypothesis in the study which states that there is an effect of the VCT  learning model on learning outcomes of Islamic Religious Education. 90 Seluma Public Elementary School students can be admitted.Abstrak: Pengaruh Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah DasarPengaruh Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Dasar Negeri 90 Seluma. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran VCT terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa Sekolah Dasar Negeri 90 Seluma. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi eksperimen. Desain ini menggunakan kelompok kontrol dan eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Hasilnya, penggunaan model pembelajaran VCT pada proses pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar Negeri 90 Seluma. Dilihat dari thitung yang diperoleh adalah 5,248 sedangkan ttabel= 2,042 maka thitung lebih besar dari ttabel baik pada taraf signifikansi 5% dengan demikian hipotesis kerja dalam penelitian yang menyatakan terdapat pengaruh model pembelajaran VCT  terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa Sekolah Dasar Negeri 90 Seluma dapat diterima.
Ketidaksetaran Gender Biografi Princess Karya Jean P. Sasson Ade Bayu Saputra
Manthiq Vol 4, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Sekolah Pasca Sarjana IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v4i1.2995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena ketidaksetaraan gender yang terdapat dalam biografi Princess karya Jean P. Sasson. Peneitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah alat bantu berupa kartu data, dengan peneliti sebagai penafsir data. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan analisis data model Miles dan Huberman, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biografi Princess karya Jean P. Sasson memiliki wujud fenomena ketidaksetaraan gender dalam beberapa domain, yaitu domain domestik, politik, dan domain hukum yang termanifestasikan dalam berbagai bentuk ketidakadilan, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip, dan kekerasan. Wujud ketidaksetaraan gender dalam domain domestik, meliputi1) laki-laki memiliki hak absolut terhadap istri dan anak-anak perempuannya; (2) nilai kelahiran anak masih diukur dengan ada tidaknya organ laki-laki; (3) kaum laki-laki selalu mengabaikan dan merendahkan kaum perempuan; (4) pendidikan anak laki-laki lebih diutamakan; dan (5) perempuan hanya ditugaskan mengurus masalah dalam rumah tangga. Domain politik meliputi (1) setiap warga negara laki-laki mendapatkan jaminan kesejahteraan; dan (2) perempuan tidak memiliki tempat untuk menyampaikan pendapatnya. Pendapat perempuan jarang didengarkan, perempuan hanya bertugas menjalankankan hasil keputusan laki-laki. Sedangkan domain hukum yaitu (1) penghormatan pada laki-laki yang mengeksekusi istri atau anak perempuannya; (2) kewajiban perempuan untuk menjaga keperawanannya; (3) kebebasan mutlak bagi laki-laki untuk berpoligami; (4) perempuan saudi dilarang bergaul dengan laki-laki non muslim; dan (5) hukuman mati bagi perempuan jika melakukan perbuatan zina.
KAJIAN STRUKTURAL-SEMIOTIK NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO Ajat - Manjato; Ade Bayu Saputra
Lateralisasi Vol. 8 No. 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian   wujud  unsur-unsur intrinsik dalam novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo dan hubungan antara tanda dan acuannya yang berupa ikon, indeks, simbol novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo.   Penelitian ini menggunakan  metode  metode  deskriptif analisis, yang dilakukan dengan cara pendeskripsian fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Langkah kerja yang dilakukan peneliti untuk menganalisis data berupa unsur-unsur pada struktur novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo ini dengan memperhatikan  sistem  penandaan  yang  terdapat  pada  teks.  Dalam  proses   interpretasi struktur intrinsik penulis menggunakan instrumen pembantu berupa tabel. Sedangkan pengumpulan  data  mengenai  penandaan  dalam  novel  peneliti  menggunakan  instrumen berupa daftar cuplikan tanda semiotik dan tabel pembantu proses interpretasi penandaan. Hasil   penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   novel    Orang   Miskin   Dilarang   Sekolah mempunyai  alur  maju  dengan  lima  tahapan penceritaan. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Faisal, sedangkan tokoh-tokoh tambahan adalah Pambudi, Pepeng, Yudi, Yok Bek, Pak Cokro, dan Mat Karmin. Cerita ini mengambil latar tempat di area Gedong Sapi, rumah mewah Yok Bek, rumah Pambudi, Yudi dan Pepeng, dan SD Kartini. Latar waktu dalam cerita ini terjadi saat musim layang-layang, siang hari. Sedangkan  waktu penceritaannya adalah kurang lebih selama 1 tahun tahun. Latar sosial dalam novel ini adalah kebiasaan anak-anak  Kampung  Genteng  ketika  musim  layang-layang,   dan  novel ini juga dilatari adanya bentuk perbedaan kelas sosial. Wujud penandaan semiotik yang  terdapat   dalam novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah  meliputi  tanda  ikon,  indeks,  dan  simbol.  Di antara tanda  tersebut  yang paling dominan  digunakan  adalah tanda simbol  yang terdiri dari (32) kutipan, tanda ikon terdiri dari (25) kutipan,  dan tanda indeks terdiri dari (17) kutipan.  Penggunaan  tanda  semiotik  ini  memiliki  peranan  penting  dalam  mendukung makna keseluruhan yang sudah tersirat melalui analisis unsur-unsur intrinsik. Kata kunci:  Kajian Struktural-Semiotik,  Novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah, Wiwid Prasetyo
Career Guidance for Students of Grade XI IPA SMAN 8 Tanjung Jabung Timur Hidayat, M.; Dani, Rahma; Sanusi, Anwar; Hudaya, Padhil; Saputra, Ade Bayu; Al-Rawafi, Abdulkhaleq
Jurnal Al Maesarah Vol 3 No 1 (2024): Education, Social, and Community
Publisher : LPPM STAI Darul Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58988/jam.v3i1.377

Abstract

The school is required to assist students in determining choices according to their interests and talents and to assist them make plans to realize the decisions that have been taken. The activities carried out are career guidance that provides students. Guidance participants are class XI students at SMAN 8 Tanjung Jabung Timur. The activity begins with the preparation stage, followed by a report on the results of community service activities. The time needed is six months, starting from April to September 2023. The methods used in this guidance activity are lectures, discussion methods, and question-and-answer methods. The material provided is in the form of knowledge about work and continuing studies at university. The desired output of this activity is to increase students' understanding of SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur in the field of work and continue their studies at university. The data were questionnaires distributed to 21 students at the beginning and end of the activity, an average increase in student understanding was obtained from 39.86 to 42.71. If calculated, the N Gain is 0.31, included in the moderate category. Thus, this activity has succeeded in increasing students' awareness of career choices in the future
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw pada Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII B SMP Negeri 15 Muaro Jambi Riduwan, Riduwan; Harahap, Eddy Pahar; Saputra, Ade Bayu
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9611

Abstract

Sulitnya siswa dalam memahami teks berita dianggap menjadi kendala dalam kegiatan pembelajaran terutama dalam penulisannya dan faktor kegiatan pembelajaran yang kurang efektif sehingga siswa menjadi pasif dan hanya bergantung pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran teks berita. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah modul ajar, evaluasi, wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian modul ajar yang dibuat oleh guru memuat semua komponen modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka.  Selain itu, kegiatan pembelajaran telah terlaksana dengan baik sesuai dengan modul ajar dan langkah-langkah penerapan model kooperatif tipe jigsaw mulai dari pengelompokan siswa, pemberian materi, pemberian tanggung jawab, pengelompokan siswa dengan materi yang sama, presentasi siswa ke kelompok awal, guru merefleksi, mengevaluasi, dan menutup kegiatan pembelajaran sehingga menghasilkan kegiatan pembelajaran yang efisien.
Tokoh dan Penokohan dalam Naskah Drama Panembahan Reso dan Pengejaran Fransisca, Maria; Suryani, Irma; Akbar, Oky; Saputra, Ade Bayu
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v8i1.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh dan penokohan yang terdapat pada naskah drama Panembahan Reso (PR) dan naskah drama Pengejaran (Pn). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan objektif. Penelitian ini berfokus pada kajian atau analisis tokoh dan penokohan dengan menggunakan teori penokohan Burhan Nurgiyantoro. Data penelitian ini berupa lakuan tokoh yang tertulis dalam bentuk dialog tokoh atau ungkapan tokoh lain. Sumber data penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XI yang di dalamnya terdapat naskah drama. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik membaca intensif, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif model alir yang terdiri dari tiga langkah yakni reduksi data, display data atau penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa terdapat delapan tokoh protagonis dan dua tokoh antagonis yang didasarkan pada karakter setiap tokoh. Simpulan penelitian menjelaskan bahwa tokoh protagonis adalah pemain dalam drama yang sifatnya selalu positif sehingga memberikan dampak baik bagi pembaca naskah drama maupun penonton drama sedangkan tokoh antagonis adalah pemain dalam drama yang memiliki sifat negatif yang menimbulkan konflik baik fisik maupun batin dan baik langsung maupun tidak langsung. Tokoh protagonis maupun tokoh antagonis dilukiskan secara dramatik oleh pengarang. Rekomendasi hasil penelitian ini ada tiga. Pertama, guru dapat menerapkan hasil penelitian ini dalam pembelajaran materi drama di sekolah khususnya dari segi tokoh dan penokohan kepada peserta didik. Kedua, peserta didik dapat memahami tokoh dan penokohan naskah drama serta mampu mendemonstrasikan naskah drama yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia SMA Kelas XI sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku di sekolah. Ketiga, bagi peneliti selanjutnya dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan rujukan untuk melakukan penelitian selanjutnya yang relevan dengan penelitian ini.Kata Kunci: Tokoh; Penokohan; Naskah Drama
Pendampingan Tenaga Kependidikan di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Muaro Jambi Yusra, Hilman; Harahap, Eddy Pahar; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Rasdawita, Rasdawita; Saputra, Ade Bayu
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.354

Abstract

Pedoman Umum Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) edisi V merupakan penyempurnaan dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) melalui surat Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 0424/I/BS.00.01/2022. Hal ini menjadi perhatian penting khususnya bagi penggunanya. Penyuluhan ini pastinya yang paling urgensi yakni bagi tenaga kependidikan di sekolah-sekolah. Urgensi ini mengingat tenaga kependidikan atau administrasi kantor yang merupakan tugas pokok persuratan surat dinas bagi sekolah. Temuan di lapangan khususnya di Kabupaten Muaro Jambi masih banyak temuan yang didapatkan bahwa banyak tenaga kependidikan yang tidak memperhatikan ejaan bahasa Indoensia yang baik dan benar dalam penulisan persuratan dinas. Metode yang digunakan berbentuk pendampingan yang meliputi pelatihan, praktik penulisan, dan evaluasi hasil surat dinas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas surat dinas, khususnya dalam penggunaan tanda baca, penulisan kata depan, serta penulisan singkatan dan akronim sesuai dengan EYD edisi V. Pendampingan ini terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas administrasi surat-menyurat di sekolah dan meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan.
Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi Anggraina, Maria; Maizar Karim; Oki Akbar; Saputra, Ade Bayu
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v18i2.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan Dinggung yang mencakup:tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Struktur dalam sastra lisan Dinggung sebagai: alat pendidikan meningkatkan perasaan solidaritas suatu kelompok, memberi sanksi sosial agar orang berprilaku baik atau memberi hukuman, sarana kritik sosial, dan pelipur lara atau hiburan Penelitian ini menggunakan mencakrancangan deskriptif- kualitatif dengan peneliti sebagai instrument. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografi, yakni peneliti melibatkan masyarakat untuk diketahui bagaimana fungsi dinggung bagi masyarakat itu sendiri. Data penelitian ini, yakni video dinggung dan teks dokumen dinggung dengan sumber data VCD dan wawancara dengan informan. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa struktur sastra lisan Dinggugng telah ditemukan tema bujukan, dua diksi yang khas, dua jenis imaji, dua jenis irama, dua jenis rima, empat jenis larik, dan tiga belas bait. Sedangkan pada fungsi pendidikan meliputi fungsi sosial, disiplin, peduli lingkungan, memupuk solidaritas bermasyarakat, membawa Masyarakat untuk berprilaku baik dan memberi hukuman, mencakup kritik untuk masyarakat dan pemerintah, juga sebagai hiburan yang memberi kenikmatan.
Eukaryote microbes potential for bioflocs in the swamp aquaculture Marini Wijayanti; Tanbiyaskur; Jubaedah, Dade; Saputra, Ade Bayu; Genti, Karta Sari; Agustina; Nabila Saraswati; Siti Yuliani; Hary Widjajanti
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.034 KB) | DOI: 10.19027/jai.19.1.19-29

Abstract

ABSTRACT Eucaryote microbes have an important role in forming bioflocs in the brackishwater aquaculture ponds. Bioflocs become potential live feed for milkfish or crustacea. This study aimed to identify the potential of eukaryotic microbes in the brackishwater aquaculture as the biofloc candidates potential development. This study was done through the water quality assessment and potential indigenous microbes isolation approach. Sampling was retrieved from the water subcomposite and sediment on each intertidal inlet and outlet. The water quality of brackishwater pond and intertidal swamp tended to lack of nutrient as containing inoptimal dissolved oxygen, salinity, pH, and ammonia content for the milkfish culture. Therefore, liming and fertilizing should be done to enrich the indigenous microbes. Eucaryote microbe isolated from the enrichment media was the aquatic fungi (multicellular and unicellular fungi) and microalgae (bacillariophyta, chlorophyta, and cyanophyta). Fungi and yeast formed a floculation with microalgae. This form will become a biofloc candidate as a live feed and water quality controller for the development of brackishwater aquaculture in the swamp area. Keywords: eucaryote microbes, biofloc, aquaculture, pond, brackish water swamp ABSTRAK Mikrob eukariot berperan penting dalam pembentukan bioflok di tambak budidaya pada lahan rawa payau. Bioflok menjadi pakan alami untuk budidaya ikan bandeng atau udang. Tujuan riset ini adalah mengidentifikasi mikrob eukariot rawa payau potensial untuk pengembangan kandidat bioflok di akuakultur rawa payau. Riset ini dilakukan dengan pendekatan kualitas air serta isolasi mikrob indigenous tambak dan rawa pasang surut untuk mendapatkan isolat mikrob potensial sebagai kandidat pembentuk bioflok. Sampling dilakukan secara subkomposit pada air dan sedimen di setiap inlet dan outlet pasang surut. Kualitas air tambak dan rawa pasang surut menunjukkan kondisi oksigen terlarut, salinitas, pH, dan amonia berada di luar batas optimum budidaya ikan bandeng, sehingga perlu dilakukan pengapuran dan pemupukan untuk memperbanyak mikrob indigenous-nya. Isolasi mikrob eukariot dari media pengayaan diperoleh jenis fungi akuatik yang multiseluler dan uniseluler, sedangkan mikroalga yang diperoleh yaitu dari golongan Bacillariophyta, Chlorophyta, dan Cyanophyta. Fungi yang dapat membentuk hifa dapat merangkai mikroalga dan khamir untuk membentuk flok. Susunan ini diharapkan dapat menjadi bahan bioflok yang berguna sebagai pengendali kualitas air sekaligus pakan alami bagi pengembangan budidaya di lahan rawa payau. Kata kunci: mikrob eukariot, bioflok, budidaya, tambak, rawa payau